Hotel Kuning Penuin Langgar Aturan Tata Ruang, LSM Minta Walikota Bongkar

0
936
oto : Bangunan Hotel Kuning yang diduga melanggar IMB. (dok)

Batam-Dalam penegakan Peraturan Daerah (perda) tentang tata ruang RT/RW wilayah kota Batam, pemerintah Kota Batam Harus mengambil sikap tegas terhadap setiap pelanggaran agar dapat dipercaya masyarakat.

Demikian disampaikan ketua LSM-KODAT86 Tain Komari bersama puluhan LSM kota Batam mendesak walikota kota Batam agar segera mengeluarkan surat perintah pembongkaran Hotel Kuning Penuin milik Amat Tantoso.

Apabila pemilik hotel tidak bersedia membongkar sendiri maka pemerintah kota Batam melalui Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) harus bertindak sebagaimana yang diamanahkan sebagai ujung tombak penegakan dan penertiban ditengah masyarakat.

“Pemko harus merobohkan bangunan yang dengan jelas didepan mata menyalahi aturan dan peraturan tentang tata ruang kota.”ujar Tain Komari kepada wartawan , Rabu (7/12/16)

Menurutnya bangunan Hotel Kuning telah menyalahi undang undang No.01 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman dan undang undang no.28 tahun 2002 tentang bangunan gedung.

Yang mana dalam Pasal 39 (1b) Bangunan gedung dapat dibongkar apabila dapat menimbulkan bahaya dalam pemanfaatan bangunan gedung dan/atau lingkungannya.

Begitu juga dengan Amdal Lalin sebagai pengkajian yang berhubungan mengenai arus lalu lintas harus dilakukan dengan benar. Karena aktivitas hotel pasti akan menimbulkan kemacatan arus lalu lintas sepanjang jalan Penuin dan bahkan menjadikan jalan tersebut rawan kecelakaan dan dapat menghilangkan nyawa manusia.

Kami akan segera membentuk tim investigasi untuk Hotel kuning, kenapa pemerintah kota Batam menerbitkan IMB Hotel Kuning dan mengijinkannya untuk dibangun, yang nota bene tidak sesuai dengan garis sepadan bangunan hotel dengan jalan raya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here