Halte Bus di Pemekasan Pada Rusak, Dinas Terkait Hanya Menonton Saja

0
436

Pamekasan, independennews.com -Halte Bus yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman saat menunggu kendaraan umum malah tidak diminati oleh warga, pasalnya sejumlah halte bus sudah rusak dan dinilai tidak ideal penempatannya disejumlah titik di Pamekasan. Hal ini menjadi keluhan masyarakat.

Pantauan independennews.com di Salah satu halte bus di Tampung Pademawu, bak tak terurus sehingga halte bus ini sudah tak layak di pergunakan oleh warga sebagaimana fungsinya. Meskipun demikian pemerintah melalui dinas terkait terkesan menonton saja, dan membiarkan halte bus rusak begitu saja.

Menanggapi kondisi sejumlah halte bus tersebut, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Pamekasan, Ismail mengatakan bahwa pihaknya menyanyangkan kondisi bangunan halte bus yang tidak terurus, tanpa adaperawatan dari dinas terkait yang menyebabkan bangunan halte bus tersebut mengalami kerusakan.

“mengingat halte bus ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk berteduh dari terik panas dan hujan saat menunggu angkutan umum, halte bus mestinya diperhatikan dan dirawat dengan baik sebab halte itu adalah aset pemerintah. Kenapa dibiarkan rusak begitu saja, “ujarnya

“Saya berharap dinas terkait segera mungkin ditindak lanjuti karena menyangkut kebutuhan masyarakat,” ungkapnya kepada sejumlah awak media dikantornya (26/10/2017).

Sementara itu Dishub melalui Kabid Sarana dan prasarana, H. Mulyadi menjelaskan bahwa pihaknya akan menindak lanjuti hal tersebut dan akan mengusulkan anggaran pemeliharaan untuk halte tersebut.

“sejauh ini memang belum ada ada anggaran untuk pemeliharaan halte bus, “ungkapnya.

Penempatan halte yang kuarang ideal, kata mulyadi menambahkan memang dirasakan juga oleh pihak Dishub, hal itu disebabkan karena lokasi halte yang ditentukan Dishub terkendala ijin dari pemilik tanah , sehingga terpaksa tidak harus dipindah ketempat yang lain yang mendapat izin dari pemilk lahan. “terangnya

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here