Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan Narkoba 1.051 gram dan 311 butir Pil Ekstasi

0
380
Foto : Pemusnahan Barang Bukti Narkoba oleh Dtresnakoba Polda Kepri

IndependenNews.com, Batam | Ditresnarkoba Polda Kepri memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 1.051 gram dan 311,5 Butir Narkotika jenis Pil Ekstasi. Barang bukti ini hasil ungkap kasus pada bulan Oktober 2021.

Giat pemusnahkan barang bukti narkoba ini dilaksanakan di depan ruang Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri dipimpin PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong, didampingi PS. Paur I Subbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Zia Ul Hak, SH dan dihadiri oleh Kejaksaan, BNNP Kepri, BPOM, Advokat dan LSM Granat. Kamis (4/11/2021).

″Pengungkapan ini dilakukan berdasarkan dua Laporan Polisi Nomor : LP-A/99/X/SPKT-Kepri tanggal 8 Oktober 2021 dan Laporan Polisi Nomor : LP-A/108/X/SPKT-Kepri tanggal 21 Oktober 2021 dengan tersangka dua orang berinisial Z alias P dan DK alias D.

“Sesuai Surat Hasil pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik dan surat dari Kejaksaan Negeri Batam tentang Ketetapan status barang sitaan Narkotika, maka pada hari ini kita laksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu dan Pil Ekstasi,” ujar PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong.

Lanjutnya, total barang bukti yang diamankan Seberat 1.163,5 gram Narkotika jenis Sabu dan 396,5 butir Pil Ekstasi, disisihkan untuk uji Laboratorium sebanyak 96,5 gram sabu dan 61 butir Pil Ekstasi gram, disisihkan untuk pembuktian di pengadilan sebanyak 16 gram sabu dan 24 butir Pil Ekstasi.

“Sedangkan barang bukti yang dimusnahkan adalah 1.051 gram Narkotika jenis sabu dan 311,5 butir Pil Ekstasi. Barang bukti Narkotika tersebut kita musnahkan dengan cara di larutkan kedalam air panas, dihancurkan dengan menggunakan Blender serta dibakar yang disaksikan langsung oleh para tersangka dan tamu undangan dari Kejaksaan, BNNP Kepri, BPOM, Advokat dan LSM Granat,” Tutur PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong.

“Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1), (2) dan atau Pasal 112 ayat (1), (2) dan atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman Mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun.” Tutupnya (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here