Dermaga Dabo Nyaris Tumbang, Akibat Benturan Ponton Milik Jefri

0
81

INDEPENDENNEWS.COM, LINGGA — Ponton Kapal tugboat milik Jefri yang sudah parkir selama 9 bulan didermaga Dabo Singkep Kabupaten Lingga, telah menimbulkan kerusahan pada tiang Dermaga. Hal itu desebabkan karena tali Ponton putus sehingga terjadi benturan ponton pada tiang penyanggah Dermaga.

Berdasarkan hasil investigasi awak media ini, pada Senin 12 Agustus 2019,
tali pengikat Ponton milik jefri terputus, sehingga ponton menghantam tiang Dermaga, yang diduga akan menyebabkan Dermaga Dabo Singkep terbelah dua, bahkan memungkinkan dermaga roboh dengan adanya benturan ponton karena gelombang besar. Bahkan saat ini Ponton tersebut sudah tersangkut pada balok beton Dermaga.

Menurut informasi yang di dapat dari sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu, kepada independennews.com mengatakan, kejadian putusnya tali ponton sejak tengah malam, pada Minggu (11/8/19.

“ya, tali pengikat ponton putus, namun tidak ada kruw kapal yang mengurus, karena nakhoda kapal beserta kruw kapal sudah tidak ada lagi di Dabo, dan hanya satu orang saja di pekerjakan untuk menjaga kapal.” ujar Salah satu Warga Dabo yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Sementara itu, Pihak Sahbandar Pelabuhan Dabo Singkep saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa pemilik kapal ponton tersebut adalah pak Jefri berkedudukan di Jakarta.

“Jefri pemilik kapal diminta untuk bertanggungjawab,” ucapnya salah seorang Karyawan Sahbandar yang meminta namanya tidak di publikasikan

Dikatakannya, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi kepada pemilik Kapal, namun belum bisa terkoneksi karena ketika dihubungi pemilik kapal tak mengangkat teleponnya.

Sementara itu, awak media ini juga mencoba menghubungi Jefri pemilik Ponton tetapi belum juga bisa terkoneksi, hanya saja nada dering yang terdegar namun tak diangkat. Tidak hanya itu, awak media ini juga telah menghubungi Jefri lewat whatsApp pribadinya namun hanya di baca dan tidak merespon konfirmasi awak media.

Untuk mengantisipasi terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, Kapolsek Singkep IPTU Ahmad Yudi bersama personil Polsek memasang police line.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat jangan masuk ke ujung dermaga, karena sangat membahayakan dengan benturan ponton tersebut.

Sampai berita ini di unggah, belum ada pihak yang bertanggungjawab atas kerusakan Dermaga Dabo Singkep. (Suarman)

Bersambung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.