Kadinkes Kepri Benarkan 15 orang Warga Batam Susfect Virus Corona

0
531

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjeptjep Yudiana membenarkan bahwa ada warga Batam masuk Observasi dan Karantina sebanyak 15 orang karena terindikasi suspect Virus corona.

Ke-15 orang itu dalam pantauan dan dikarantina selama dua pekan agar tidak berinteraksi dengan warga lain yang dapat menyebarkan kepada orang lain.

“Para suspect tersebut diketahui berhubungan dengan warga negara Singapura berinisial VP (37) yang memiliki rumah di Batam,” kata Tjeptjep dalam konferensi pers, Senin (2/3/2020) di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batuampar, Batam.

Kata Tjeptjep, 15 orang warga Batam suspect virus Corona saat ini dalam pantauan tim. Mereka menjadi suspect terbaru saat ini.

“Pada Minggu (1/3) diperoleh informasi, notifikasi dari national focal point (NFP) Indonesia. Itu meneruskan notifikasi dari NFP Singapura tentang closed contact kasus Covid 19 di Batam,”ungkapnya

Lanjut Tjeptjep, VP berinteraksi dengan P (33) yang berprofesi sebagai supir, dan CSS (39) sebagai asisten rumah tangganya.

“VP melakukan perjalanan 21 Februari 2020 ke Batam, suami dan dua orang anaknya serta asisten menyusul ke Batam, dan kembali ke Singapura 23 Februari. Selama di Batam mereka kontak erat dengan supir dan asisten rumah tangganya, “ terangnya

Sesampainya di Singapura, pada 26 Februari, VP dikarantina rumah karena diduga terkait dengan kasus ke-93 di Singapura. Dan Minggu (1/3), VP dinyatakan positif dan dirawat isolasi di Singapura.

“Dari notifikasi ini maka kita telusuri dan pengambilan spesimen laboratorium tapi tidak ada gejala batuk dan demam. Saat ini kita sedang menelusuri jejak VP di semua lokasi selama berada di Batam,” tutup Tjeptjep. (L)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here