Independennews.com | Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan sukses menyelenggarakan debat publik pertama untuk tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2024.
Acara debat berlangsung di Hotel Four Points, Jalan Gatot Subroto No. 395 Medan pada Jumat 8 November 2024 dimulai pukul 20.00 WIB, dan berhasil menarik perhatian warga Kota Medan.
Ketiga paslon yang hadir dalam debat tersebut yakni pasangan nomor urut 1, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama H. Zakiyuddin Harahap; pasangan nomor urut 2, Ridha Dharmajaya bersama Abdul Rani; serta pasangan nomor urut 3, Hidayatullah bersama Yasyir Ridho Lubis.
Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah, dalam sambutannya menyampaikan harapan bahwa debat publik tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami visi, misi, serta program unggulan dari setiap paslon.
Mutia menekankan pentingnya debat tersebut untuk memperkenalkan rencana setiap paslon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemajuan Kota Medan.
“Debat publik ini diharapkan mampu memfasilitasi masyarakat agar lebih memahami program kerja para calon dan meningkatkan partisipasi dalam pemilihan,” ujar Mutia.
Dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat untuk Kemajuan Daerah,” setiap paslon menyampaikan visi dan misi mereka untuk membawa Kota Medan menjadi lebih baik.
Paslon nomor urut 1, Rico Tri Putra Bayu Waas dan H. Zakiyuddin Harahap, menyuarakan komitmen mereka terhadap peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan yang merata.
Rico mengusung visi menjadikan Medan sebagai kota yang bertuah, berbudaya, enerjik, ramah, tertib, unggul, aman, dan humanis.
“Kami ingin menjadikan Medan tertata dan maju,” kata Rico.
Paslon nomor urut 2, Ridha Dharmajaya bersama Abdul Rani, menyoroti berbagai permasalahan kota, seperti banjir, kemacetan, dan tingginya harga kebutuhan pokok.
Ridha menegaskan bahwa kondisi tersebut memerlukan perhatian dan kompetensi dari pemimpin yang peduli.
“Mari kita berjuang bersama untuk perubahan Kota Medan,” ucap Ridha.
Sementara itu, paslon nomor urut 3, Hidayatullah bersama Yasyir Ridho Lubis, menekankan pentingnya mengurangi kemiskinan yang masih tinggi, di mana tercatat sekitar 183 ribu warga Medan hidup di bawah garis kemiskinan.
“Kami siap mewujudkan visi, Medan berdaya, warga berjaya, inklusif, dan berkelanjutan dengan meningkatkan program pendidikan, kesehatan, UMKM, dan infrastruktur,” ujar Hidayatullah.
Debat itu disambut dengan antusiasme warga yang hadir. Para pendukung tampak bersemangat menyanyikan yel-yel untuk mendukung paslon mereka masing-masing.
Moderator sempat berupaya menenangkan suasana agar acara berlangsung tertib.
Debat publik perdana tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran jelas kepada masyarakat mengenai program dan visi yang akan diwujudkan oleh masing-masing paslon, sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang mampu merealisasikan janji-janji tersebut demi kemajuan Kota Medan. (tbs)