Independennews.com | Medan – Camat Medan Helvetia Gunawan Perangin Angin, S.T., M.M., merespons cepat aksi gotong royong muda-mudi yang membersihkan drainase di Lingkungan XI Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan setelah warga muda melihat banyak saluran drainase tersumbat saat hujan turun.
Kondisi itu dinilai memicu genangan air di kawasan permukiman.
Berangkat dari kondisi tersebut, muda-mudi Lingkungan XI turun langsung membersihkan parit dan saluran air di lingkungan mereka.

Koordinator kegiatan, Hendrikop Hutauruk, mengatakan aksi gotong royong muncul dari kepedulian pemuda terhadap persoalan lingkungan.
“Kami melihat saat hujan deras, banyak drainase tersumbat dan banjir terjadi. Karena itu kami berinisiatif membersihkan parit agar aliran air lebih lancar,” kata Hendrikop.
Selanjutnya, kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada Camat Medan Helvetia.
Ia menyebut Gunawan Perangin Angin merespons cepat laporan warga dan menyiapkan dukungan untuk membantu kegiatan pembersihan drainase.
Gunawan mengatakan kegiatan gotong royong seperti itu perlu mendapat dukungan, terutama saat intensitas hujan meningkat.
“Kegiatan seperti ini harus kita dukung. Saat curah hujan cukup tinggi,” kata Gunawan.
Ia menyatakan pemerintah kecamatan akan membantu kebutuhan pendukung di lapangan.
“Nanti kita pinjamkan alat dan tim lapangan untuk membantu rekan-rekan ya,” ujarnya.
Selain dukungan peralatan dan tim lapangan, Gunawan juga menyatakan akan turun langsung memantau kegiatan para pemuda.
“Nanti saya juga datang memantau teman-teman di lapangan,” katanya.
Menurut Gunawan, keterlibatan pemuda memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Dukungan dan peran pemuda sangat penting. Semangat seperti ini perlu dijaga karena lingkungan yang bersih juga menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Gunawan.
Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial di lingkungan dapat mendorong tumbuhnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan tersebut mendapat dukungan warga sekitar.
Sejumlah warga secara sukarela terlihat memberikan minuman kepada para pemuda yang bergotong royong membersihkan saluran air.
Salah satu warga, Rahmad, menilai kegiatan tersebut memberi dampak positif.
“Kalau lingkungan bersih, tentu lebih baik. Kami mendukung kegiatan anak-anak muda ini,” kata Rahmad.
Kegiatan pembersihan drainase saat ini masih berlangsung di Jalan Sakura 2 sebagai upaya warga membantu mengurangi potensi genangan saat hujan.
Persoalan drainase tersumbat kerap menjadi perhatian warga ketika curah hujan meningkat.
Karena itu, perawatan saluran air secara berkala dinilai penting untuk membantu memperlancar aliran air di kawasan permukiman. (tbs)