Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Kelurahan Sei Lekop Batam Tidak Tepat Sasaran ?

0
1129

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM –Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kelurahan Sei Lekop, Sagulung Batam disinyalir tidak tepat sasaran.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, Selasa (07/01/2020). Ada banyak warga yang kurang mampu di Kelurahan Sei Lekop yang tidak mendapat bantuan tersebut. Meski secara keadaan ekonomi dan juga kondisi rumah yang dihuni sangat layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Salah satunya Hite, warga yang berdomisili di Kavling Sei Lekop. Dengan kondisi bangunan rumah yang terbuat dari papan, dan terlihat sangat mencolok dengan kondisi bangunan disekitarnya yang rata-rata terbuat dari beton. Justru belum pernah menerima bantuan dari program Pemerintah.

” Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan agar kami mendapat bantuan dari program Pemerintah, namun sampai sekarang belum pernah dapat,” jelas Hite.

Tambahnya lagi, ” Padahal perangkat sudah beberapa kali minta data kami. Katanya supaya diusulkan untuk mendapat program bantuan seperti bedah rumah dari Pemerintah. Dulu juga sama Pak Mansur, sewaktu beliau masih Ketua RT sudah pernah minta data kami, tapi ternyata nggak dapat apa-apa.

Bahkan kata Hite, saya pernah bilang sama Pak Mansur waktu itu, jangan pernah Pak RT photo lagi rumah saya. Berungkali di photo tapi entah kemana Pak RT buat berkas kami,” kata hite menirukan apa yang diucapkannya kepada RW Mansur sewaktu masih menjabat sebagai Ketua RT.

Berbanding terbalik dengan kondisi Hite. Menurut informasi ada beberapa Tokoh masyarakat, oknum perangkat RW, oknum Pengrus LPM di Kelurahan Sei Lekop. Yang secara ekonomi dianggap mampu justru mendapat bantuan BSPS yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2019.

Mendapati adanya dugaan yang tidak sesuai terkait penyaluran dana Program BSPS ini, wartawan mencoba mencari informasi kepada Lurah Sei Lekop. Namun Lanaja, Lurah Sei Lekop belum berhasil ditemui dikantor Kelurahan, Rabu 08/01/2020 sekitar pukul 13.30 Wib.

Sedangkan Camat Sagulung Reza Khadafi yang dimintai keterangan oleh wartawan media ini, mengaku kurang memahami terkait penyaluran BSPS tersebut.

” BSPS tidaklah merupakan bagian dari Kecamatan Sagulung. BSPS itu langsung dari Perkim. Dan prosesnya semua dari Perkim. Mendaftarkan itu ada seperti kordinator Perkelurahan dan Perkecamatan,” jelas Camat Sagulung.

Lanjutnya Camat Sagulung, “Yang mengetahui tentang perkonomian seseorang itu tentunya RT/RW. Mengenai yang berhak dan tidak berhak di tentukan RT/RW.

“Mereka bisa melihat bagaimana kondisi yang berhak menerima itu. Kalau untuk pengawasan terkait BSPS ini sebenarnya lebih komplit, karena dana yang dipakai ini ‘kan dana pusat.

“Jadi ada yang memeriksa nanti. Bagaimana proses pengalokasiannya, bagaimana proses mereka bisa mendapatkan itu sudah ada orang yang ditunjuk, atau lembaga khusus yang menilai masalah ini. Kalau memang tidak tepat atau ada proses-proses yang tidak tepat nantinya akan ada yang menilai,”katanya

Untuk informasi lebih lanjut Camat Sagulung meminta wartawan untuk mempertanyakan hal ini di Dinas Perkimtan Kota Batam. ” Saya pikir langsung ke Perkim saja, karena informasinya akan komplit disina mengenai program kegiatan BSPS ini,” ucap Camat Reza Khadafi kepada wartawan. (Ls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here