IndependenNews.com I Tanah Datar – Bulan Ramadhan merupakan waktu penuh keberkahan untuk meningkatkan amal ibadah, Tidak terkecuali bagi para siswa MTsN 15 Tanah Datar. melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1446 H.
Bertempat di sekolah tersebut, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dam siswi MTsN 15 Tanah Datar. Para siswa mendapatkan beragam materi dan praktek ibadah di mulai dari tanggal 06 hingga 20 Maret 2025 mendatang.
Adapun tujuan di adakannya kegiatan tersebut adalah agar bisa menumbuhkan sikap mandiri kepada siswa. Membina iman dan taqwa bagi para siswa serta menjadikan peserta didik agar lebih paham agama dan mampu menerapkannya di kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sesuai dengan Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri) tentang pembelajaran di bulan Ramadhan 1446 H / 2025 Masehi.
Diawali proses belajar mengajar berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga jam 11.00.
11.00 hingga selesai diisi dengan Pesentren Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap harinya di MTsN 15 Tanah Datar.
Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keislaman siswa melalui berbagai materi, seperti penuntasan baca Al-Qur’an, tadarus, tahsin, serta peningkatan kemampuan ibadah seperti bersuci, berwudhu, salat, zikir, dan doa setelah sholat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membina pendidikan karakter serta memperkuat iman dan takwa peserta didik.
Kepala Madrasah dalam sambutannya, Muspiarman, S.Pd.I. menyampaikan Pesantren Ramadhan merupakan wadah bagi siswa untuk memperdalam ilmu agama dan membentuk karakter yang lebih baik.
“Diharapkan melalui kegiatan ini para siswa dapat meningkatkan ibadahnya dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
“Kami berharap kegiatan Pesantren Ramadhan ini dapat menjadi ajang bagi siswa untuk meningkatkan ilmu agama, memperkuat karakter, serta membangun kebiasaan ibadah yang lebih baik.
Pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai agama akan menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki keimanan yang kuat,” ujar Muspiarman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh ilmu agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terbentuk generasi yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia,”tutupnya. ( Dioni )