Independennews.com | Padang — Datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menghadirkan suasana yang lebih hening dan penuh makna di lingkungan Dinas Pertanian Kota Padang. Momentum spiritual ini tidak hanya menjadi waktu menunaikan ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk merefleksikan makna kerja, pengabdian, dan ketulusan dalam kehidupan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, S.Pt., M.Si., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh pegawai, penyuluh pertanian, petani, dan masyarakat Kota Padang, disertai pesan yang sarat nilai kehidupan.
Dalam keterangannya, Senin (23/2/2026), ia mengajak seluruh insan pertanian untuk memaknai Ramadan sebagai bulan untuk menyemai nilai-nilai kebaikan dalam diri. Menurutnya, kehidupan dan dunia pertanian memiliki filosofi yang sangat dekat.
“Apa yang ditanam dengan ketulusan, akan tumbuh dengan keberkahan,” ujarnya.
Ia menuturkan, petani mengajarkan arti kesabaran yang sejati. Mereka menanam tanpa kepastian hasil, merawat tanpa mengenal lelah, dan berharap dengan doa yang tak pernah putus. Nilai-nilai itu, menurutnya, sejalan dengan makna Ramadan.
“Petani mengajarkan kita arti sabar. Ia menanam tanpa kepastian, merawat tanpa lelah, berharap dengan doa. Ramadan pun demikian. Kita berpuasa dengan penuh kesabaran, menahan diri dengan keikhlasan, dan menanti pahala dengan keyakinan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yoice menegaskan bahwa di balik setiap hamparan sawah dan ladang, tersimpan keringat, doa, serta harapan keluarga yang menggantungkan hidup pada hasil bumi. Karena itu, setiap usaha mencari nafkah yang halal, termasuk bekerja di sektor pertanian, merupakan bagian dari ibadah.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka. Saat kita merasakan lapar dan dahaga, kita diingatkan pada saudara-saudara kita yang hidup dalam kekurangan. Dari situ tumbuh empati, tumbuh rasa syukur, dan tumbuh keinginan untuk saling menguatkan,” katanya.
Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi ruang penyucian hati bagi seluruh insan pertanian di Kota Padang—membersihkan niat dalam bekerja, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat kebersamaan dan solidaritas.
Yoice juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan pekerjaan sebagai ladang amal.
“Semoga setiap benih yang kita tanam menjadi simbol harapan. Semoga setiap panen yang kita raih menjadi simbol keberkahan. Dan semoga Ramadan ini menjadikan kita pribadi yang lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih peduli,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, ia menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Padang, seraya mendoakan agar Ramadan membawa kesehatan, kedamaian, serta rezeki yang melimpah bagi para petani dan seluruh keluarga.
Dengan semangat Ramadan yang menyejukkan jiwa, Dinas Pertanian Kota Padang berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, menumbuhkan harapan, serta menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan bersama.
(Dioni)