Tim Peneliti UNP Gelar FGD dan Sharing Session RIIM Kompetisi, Perkuat Kebijakan dan Tata Kelola Risiko Bencana

Independennews.com | Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus yang unggul, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) – Sharing Session bertema “Kebijakan dan Tata Kelola Risiko Bencana”. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Ruang Diskusi Departemen Ilmu Administrasi Negara (IAN) FIS UNP ini merupakan inisiatif Pusat Riset Kebijakan, Governansi, Pembangunan & Pemberdayaan UNP bekerja sama dengan Departemen IAN, serta difasilitasi melalui Program Riset Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi LPDP–BRIN.

Ketua Tim Riset RIIM Kompetisi UNP, Dr. Zikri Alhadi, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wahana strategis untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dalam penguatan tata kelola risiko bencana, terutama di tingkat pemerintah daerah. Sementara itu, Kepala Departemen IAN FIS UNP, Dra. Fitri Eriyanti, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa FGD ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat kemitraan antara kampus, pemerintah, dan masyarakat.

FGD menghadirkan narasumber dari BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmadinol, S.Pd., yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, penguatan kelembagaan, kesiapan sistem, serta ketersediaan sumber daya dalam seluruh siklus manajemen bencana—mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen peneliti UNP, jajaran BPBD, serta mahasiswa yang terlibat aktif menyampaikan pandangan, analisis, dan gagasan inovatif. Sejumlah rekomendasi strategis dihasilkan, termasuk penguatan kolaborasi multipihak, peningkatan kualitas perencanaan kebijakan penanggulangan bencana, serta integrasi pendekatan adaptif dalam tata kelola risiko bencana daerah.

Melalui kegiatan ini, UNP kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat. Langkah ini selaras dengan visi Kampus Berdampak yang diusung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, sekaligus memperkuat posisi UNP sebagai pusat riset inovatif dan mitra strategis pemerintah dalam pengembangan kebijakan publik.
(Dioni)

You might also like