SMAN 1 Sawahlunto Menembus Panggung Internasional: Fairuz Rafifah Shabiyyan Raih Juara 1 English Warrior Competition di International Language Festival 2025

Independennews.com | Sawahlunto – Dari kota bersejarah yang pernah menjadi saksi kejayaan tambang batu bara, kini cahaya intelektualitas anak Sawahlunto kembali bersinar di panggung dunia.

Siswa-siswi SMAN 1 Sawahlunto mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang International Language Festival (ILF) 2025, sebuah perhelatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP) dan diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga pendidikan nasional hingga mancanegara.

Pada Sabtu, 4 Oktober 2025, Auditorium FBS UNP menjadi saksi lahirnya bintang muda berbakat — Fairuz Rafifah Shabiyyan, siswi kelas XI F5, yang berhasil menaklukkan panggung Scriptum – English Warrior Competition.
Dengan kecerdasan linguistik, kemampuan retorika, serta argumentasi kritis yang tajam, Fairuz tampil luar biasa dan berhasil menyabet Juara 1, mengungguli peserta dari berbagai sekolah dan universitas di dalam maupun luar negeri.
Kemenangannya menjadi simbol prestasi dan daya saing global generasi muda Sawahlunto yang tak lagi dibatasi oleh ruang dan wilayah.

Keesokan harinya, Minggu, 5 Oktober 2025, semangat yang sama juga mewarnai cabang Story Telling Competition tingkat SMA/SMK.
Dua siswa SMAN 1 Sawahlunto tampil memukau — Gledis Le, dengan narasi ekspresif dan penghayatan yang kuat, berhasil meraih Juara 2, sementara Maulana Rizky Hidayah, lewat gaya bercerita yang penuh imajinasi dan emosi, menaklukkan hati dewan juri dan membawa pulang Juara 3.
Keduanya menghadirkan kisah yang tidak sekadar diceritakan, tetapi dihidupkan — menembus batas bahasa, budaya, dan emosi.

Kesuksesan luar biasa ini tidak lepas dari peran para pembimbing berdedikasi, Revamailita Hutaria, S.S dan Nilam Sari, S.Pd, yang dengan ketelatenan menanamkan disiplin, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap bahasa Inggris kepada para siswa.

Kepala SMAN 1 Sawahlunto, Agus Sri Harjanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian anak didiknya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/10).

“Anak-anak kita telah membuktikan bahwa semangat global bisa lahir dari daerah kecil. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dari Sawahlunto, mampu bersaing di kancah internasional. Mereka bukan sekadar juara, tetapi juga duta bahasa, duta budaya, dan wajah masa depan bangsa,” ungkap Agus penuh rasa haru dan bangga.


Prestasi ini bukan sekadar torehan nama di papan juara, melainkan pesan kuat bahwa Sawahlunto bukan hanya kota warisan dunia, tetapi juga sumber lahirnya generasi berwawasan global.
Melalui semangat dan dedikasi yang ditunjukkan para siswa, SMAN 1 Sawahlunto kini berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah unggulan di Indonesia, bahkan melangkah lebih jauh — menyiapkan generasi yang siap menulis kisah suksesnya di panggung internasional.

(Dioni)

You might also like