Independennews.com | Medan – Pemko Medan membuat langkah signifikan dalam upaya meningkatkan aksesibilitas transportasi publik dengan menggratiskan seluruh layanan Bus Trans Metro Deli mulai Senin, 19 Agustus 2024.
Keputusan itu diambil setelah Pemko Medan mengambil alih pengelolaan bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), seiring dengan berakhirnya masa kontrak kerja sama.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, mengatakan pengoperasian bus ini dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Layanan tersebut dikelola melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, yang memungkinkan operasional gratis tanpa membebani anggaran daerah,” tutur Iswar, Sabtu (17/8/2024).
Meskipun belum ada kepastian mengenai durasi pengoperasian gratis itu, Pemko Medan memastikan bahwa semua layanan akan tetap digratiskan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Selanjutnya, Iswar menerangkan, bahwa armada Bus Trans Metro Deli tengah ditarik untuk perawatan guna memastikan kualitas pelayanan.
Ia juga menjelaskan bahwa langkah tersebut perlu dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.
“Mohon maaf kepada warga Medan atas kekosongan layanan sementara ini. Namun, mulai Senin (19/8/2024) bus akan kembali beroperasi kembali pada rute seperti biasanya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Medan juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenhub atas dukungan mereka selama hampir empat tahun terakhir.
Dengan adanya kebijakan penggratisan ini, diharapkan masyarakat Medan dapat lebih termotivasi untuk menggunakan transportasi publik, yang pada akhirnya akan mengurangi kemacetan dan polusi udara di kota.
Kebijakan itu juga menjadi cerminan visi Pemko Medan dalam menghadirkan layanan publik yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan warga. (tbs)