IndependenNews.com, Surabaya | Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan Persatuan (PKP) baru selesai menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) pada tanggal 25 s/d 26 Februari 2023.
Munas ini dihadiri Penggurus DPN PKP, Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Makamah Partai dan Ketua OKK serta Kabid. 17 Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) juga hadir pada MUSPIMNAS yang dihadiri langsung para ketuanya tanpa diwakili.
Acara MUSPIMNAS dibuka dengan Doa yang dipimpin oleh ketua OKK Ghanty Syahbuddin, selanjutnya dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta mengheningkan Cipta yang dipimpin langsung oleh ketua umum PKP Mayjend Mar Purn DR H Yussuf Solichien M,MBA,phD.
Pada kesempatan itu, dalam sambutan Ketua Umum PKP Mayjend Mar Purn Yussuf Solichien M,MBA ,PhD menyampaikan bagaimana awalnya beliau terpilih menjadi ketua umum PKP, dari hasil MUNASLUB 2021, Ketua umum PKP menyampaikan juga dana secara transparan.
PKP saat ini masih terus berjuang untuk lolos sebagai peserta pemilu, masih ada celah untuk itu,bkader PKP diseluruh nusantara harus tetap semangat, kompak dalam menghadapi ini. PKP adalah partainya para pejuang.
Apabila partai PKP ini benar-benar sudah tidak lolos sebagai peserta pemilu, Ketua umum PKP bersedia diadakan MUNASLUB, ” kita cari sama-sama calon ketua yang memang benar-benar ingin membesarkan PKP,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta MUSPIMNAS.
Acara dilanjutkan dengan memberi kesempatan kepada ketua-ketua DPP PKP menyampaikan pandangan serta saran.
Ketua DPP PKP Aceh menyampaikan masih percaya dengan ketua umum PKP serta menolak MUNASLUB, karena syarat dari munaslub itu harus 2/3 Penggurus DPN, 2/3 DPP dan 2/3 DPK,” kata anggota DPRA Aceh ini.
Ketua DPP PKP Sumsel mendorong semua kader untuk tetap berjuang, oleh karena itu, kita tak membutuhkan munaslub, siapa yang akan menyelamatkan dan siapa yang bertanggung jawab setelah 2029,” karena saat itu kalau PKP tidak lolos kita sudah tidak mempunyai anggota DPRD.” ucapnya.
Ketua DPP PKP DKI Jakarta menyampaikan tidak setuju dilaksanakan munaslub karena masih ada cara berpolitik yang lebih santun yaitu Muspimnas. “Mari intropeksi diri masing-masing. Apa yang sudah kita berikan ke PKP jangan saling menyalahkan, dan kita belum gagal masih ada peluang sehingga kita harus fokus untuk meloloskan jadi peserta pemilu ketimbang munaslub yang tujuannya untuk menganti ketua umum.”ujarnya
DPP PKP DKI juga mendorong Makamah partai agar menyelesaikan masalah ini. Dan
Meminta pembina partai agar mendengar ajuga dari kubu muspimnas.
“Dari 17 DPP PKP menolak Munaslub karena tidak sesuai dengan mekanisme partai serta AD/ART,vsyaratnya munaslub itu harus jelas sehinga bisa dianggap sah.”pungkasnya
Senada dengan DPP DKI, Ketua DPP PKP Kalimantan Tengah juga menolak diadakannya munaslub, jangan hiraukan munaslub karena syarat tidak cukup, lebih baik kita fokus berjuang meloloskan PKP karena masih ada celah.
“17 DPP yang hadir di acara Muspimnas serta meneken dukungan kepada ketua umum PKP yang sah Mayjend Mar Purn Yussuf Solichien M,MBA,phD dan Menolak keras MUNASLUB. (RIZ)