Tim Pemenangan Insani Bantah Tudingan Politik Uang Pada Acara Bimtek di Kecamatan Bengkong

0
39

BATAM, INDEPENDEN NEWS.COM--Beredarnya rekaman berupa video dan juga pemberitaan dari salah satu media online terkait adanya dugaan Money Politik (Politik uang), pada acara kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek), yang diselenggarakan oleh tim pemenangan pasangan Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Isdianto-Suryani, pada hari Selasa (17/11/2020) mendapat bantahan keras dari Tim Pemenangan Insani.

Bantahan terkait datang dari salah seorang Tim pemenangan yang juga sekaligus Sekertaris Tim Pemenangan Isdianto-Suryani, Bapak Uba Ingan Sigalingging yang didampingi Ketua Tim pemenangan Kota, Bapak Ramali Padang, Tim devisi hukum, Bapak Bali Dalo, dan juga Ketua Tim Pemenangan Provinsi, Bapak Ahas.

Klarifikasi terkait pemberitaan tersebut disampaikannya kepada wartawan pada acara konferensi pers, yang digelar di salah satu kedai kopi yang terletak di komplek pertokoan M2 Blok A1 No 16 dibilangan Batam Center.

Uba Ingan Sigalingging dengan tegas mengatakan, bahwa pada acara Bimtek tersebut tidak ada bagi-bagi uang atau politik uang sebagaimana yang diduga dalam pemberitaan.

“Tidak ada acara bagi-bagi uang yang dilakukan. Kegiatan yang dilaksanakan waktu itu adalah acara Bimtek. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada para tim relawan Insani, dalam melaksanakan tugasnya pada Pilkada yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang,” jelasnya.

Uba Ingan Sigalingging juga menjelaskan, bahwa pemberitaan yang beredar tersebut, dimuat tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu. “Terkait pemberitaan yang sudah beredar itu tanpa konfirmasi dan tidak terverifikasi dari sumbernya. Padahal saat itu disitu ada Pak Ahas dan Pak Ramali sebagai penyelenggara,” jelasnya lagi.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ramali Padang. “Berkaitan dengan video yang beredar sewaktu acara di Bengkong, sebenarnya itu adalah acara yang sudah kita agendakan dibulan Oktober. Tetapi karena ada kendala sampai beberapa hari, maka baru dilaksanakan kemarin. Dan Bimtek itu adalah Bimtek Kordinator Rukun Warga (RW) se-Bengkong yang sudah memang orang-orang kita,” jelasnya.

Tambahnya, ” Bimtek itu adalah untuk menjadi kordinator saksi kedepan. Karena disetiap RW itu kadang lebih dari satu dan dua saksi. Jadi mereka ini yang kita bekali untuk menjadi kordinator di TPS,” jelasnya.

Mengenai adanya dugaan bagi-bagi uang atau politik uang sebagaimana yang diberitakan, Ramali Padang sangat tegas membantah hal tersebut. Dirinya mengatakan bahwa diacara tersebut pihaknya tidak ada melakukan bagi-bagi uang sebagaimana yang didugakan.

“Kita tidak ada bagi uang diacara tersebut. Kita hanya membagikan surat tugas dan juga Alat Peraga Kampanye (APK). Memang surat tugas kita masukkan di dalam ampolop,” ucapnya menjelaskan.

Selain itu Ramali Padang, dan Uba Ingan Sigalingging, serta Bali Dalo secara bergantian menyampaikan, bahwa jika pun ada pemberian uang kepada tim yang bekerja atau yang mengikuti acara seperti acara Bimtek yang sudah dilaksankan, pihaknya mengatakan itu bukan merupakan politik uang. Melainkan hal tersebut menurut mereka sangat wajar diberikan kepada orang yang telah bekerja, dan juga kepada orang yang telah mengikuti Bimtek, sebagai uang transportasi,” jelas mereka diakhir acara.(Ls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here