Warga Desak Penegak Hukum Basmi Aksi Pembalakan Hutan di Tebo

0
716

Muaratebo, Independennews.com — Warga Desa Pemayung, Kecamatan Sumay berharap aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan tegas dan menghentikan aktivitas pembalakan liar (illegel Logging) di daerah tersebut. Aksi pembalakan liar yang terjadi selama ini telah menganggu ketentraman warga, dan sudah mengakibatkan sumber air bersih air bersih untuk kebutuhan masyarakat terganggu.

Dalam melakukan aksinya, para pembalak liar telah merambah sampai merusak ekosistem alam pada Hutan Produksi (HP) yang berada didaerah mereka.

“Aksi pembalakan liar sudah menganggu dan sangat merusak keindahan hutan produksi. Untuk itu kami berharap kepada aparat penegak hukum tidak tutup mata dan segera menghentikannya,” kata Didi, warga Desa Pemayung.

Tidak hanya mengancam gundulnya hutan, jalan umum yang menjadi sarana aktivitas warga juga rusak akibat beban berat mobil pengangkut kayu yang hampir setiap hari melewatinya. Akibatnya, keselamatan warga menjadi terancam ketika melalui jalan tersebut.

“Ratusan jenis pohon besar yang ada di sekitaran Hutan Produksi habis dibabat oleh para pelaku penebangan liar. Kayu kemudian dibawa mengunakan truk melalui akses jalan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Oksigen Kabupaten Tebo, Budi mengaku sangat geram dengan ulah tangan-tangan jahil yang mengakibatkan hutan habis dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya sudah sangat kesal dan geram dengan ulah manusia yang hanya memikirkan dirinya sendiri, tanpa adanya pemikiran tentang kerusakan alam, ” tegas Budi.

Keluhan warga terkait aksi pembalakan liar yang selama ini, Budi akan beri kecaman keras kepada penegak hukum agar turun dan menyaksikan langsung kegiatan terlarang tersebut, karena telah melanggar Undang-undang perusakan hutan.

“Terkait dengan adanya laporan warga terhadap kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat, kami akan laporkan hal ini ke kementerian kehutanan, dan dalam waktu dekat ini, kami akan gelar aksi di Mabes Polri dan Istana Presiden, ” jelas Budi.

Ia berharap, siapa saja yang telah melakukan aksi pembalakan liar agar segera menghentikan aksinya. Pembalakan liar yang terjadi telah merobek paru-paru dunia, karena hutan adalah sebagai sumber pernapasan dunia.

“Saya minta untuk segera dihentikan aksi pembalakan liar ini, karena kita tahu, hutan adalah paru-paru dunia, yang dapat memberikan oksigen kepada kita, ” tegas Budi. (Dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here