Ditenggarai Lamban, PPNS Dinas Kehutanan Provinsi Jambi : Proses Pulbaket

0
1451

INDEPENDENNEWS.COM, TEBO — Kepala seksi pengendalian kerusakan dan Pengamanan Hutan Imam purwanto.SH dengan tim Dinas kehutanan Provinsi Jambi belum lama ini telah melakukan pemeriksaan terhadap kebun kelapa sawit milik PT.Tebo Indah di Kabupaten Tebo Kecamatan Tebo Tengah, atau tepatnya, pada 6 Agustus 2019 lalu.

Diketahui, Kehadiran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan di perkekebunan PT. Tebo Indah menyusul adanya laporan sebuah LSM terkait dugaan perkara tindak pidana melakukan kegiatan perkebunan tanpa izin yang diduga telah mengkangkangi UU RI No 18 thn 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, pasal 17 ayat(2) huruf b dengan ketentuan pidana pasal 92 ayat(2)huruf a.

Selanjutnya, setelah PPNS Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melakukan pemeriksaan atas perkebunan PT. Tebo Indah, pada 29 Juli 2019 lalu, Imam Purwanto mengundang Hafrizal Romi Faizal untuk menghadap sebagai salah satu saksi melalui surat undangan nomor:68/Dishut/PPNS/VII/2019

Udangan terhadap Hafrizal Romi Faizal, sebagai salah satu saksi untuk kepentingan proses penyidikan tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Bahkan PPPNS Dinas Kehutanan Provinsi Jambi juga telah
memanggil pihak perusahaan perkebunan PT Tebo Indah untuk diperiksa dan dimintakan keterangannya secara terpisah.

Terkait lambannya proses penyidikan yang dilakukan tim PPNS Dinas Kehutanan Provinsi Jambi jadi Sorotan kalangan masyarakat Tebo. Banyak tanggapan yang menyebutkan bahwa kasus ini berujung di petieskan.

Menanggapi sorotan tersebut, Yusup salah satu Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil Dinas Kehutanan Jambi ketika di Konfirmasi Independennews.com melalui Selularnya mengatakan, proses pemeriksaan saksi belum selesai karena terkendala salah satu saksi belum memenuhi panggilan penyidik untuk di mintakan keterangannya.

” Hingga hari ini Senin (19/8/19) terkendala karena salah satu saksi tak penuhi undangan,” Tulisnya melalui Sort Mesage Center.

Dikatakan Yusup, pihaknya akan melayangkan surat panggilan kedua.

“Kita akan menyurati lagi untuk pemanggilan yang kedua kalinya.” Tulisnya lagi

Lanjutnya, kata Yusup, setelah melakukan pemeriksaan kepada seluruh saksi Tim PULBAKET, Kehutanan Provinsi Jambi akan turun melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian perkara (TKP).

“Dan untuk jadwalnya belum dapat di tentukan karena saat ini kami sedang fokus pada persoalan kebakaran hutan.”Katanya

Sementara itu, Salah satu warga yang tidak mau namanya di publikasikan kepada independennews.com mengatakan, pihaknya akan terus mengawal proses perkara yang sudah ditangani dinas yang berkompeten.

” Kami akan kawal terus prosesnya,” ujarnya singkat. (BK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here