Wali Kota Blitar Hadiri HUT Peduli Autis Sedunia

0
202
Foto : Situasi Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Kota Blitar pada HUT ke 7 Hari Peduli Autis Sedunia.

IndependenNews.com – Blitar | Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Kota Blitar merayakan HUT ke 7 tahun dan Hari Peduli Autis Sedunia. Perayaan yang dilangsungkan secara sederhana ini, dipusatkan di PLA Kota Blitar dan dihadiri Wali Kota Blitar belum lama ini.

Dalam sambutannya Wali Kota Blitar mengatakan, kita bisa mencermati bahwa perjuangan pembangunan Pusat Layanan Autis (PLA) ini tidak mudah dan tidak semua daerah yang mau mendirikan PLA ini.

“Hal inilah yang membuat kita bertekad mendirikan Autis Center, karena siapa lagi yang peduli terhadap putra putri masyarakat yang kurang beruntung,”ungkap Wali Kota Santoso.

Santoso menjelaskan, proses perjalanan membangun Autis Center ini dirintis dari nol dan berkat perjuangan dan do’a tokoh tokoh masyarakat ini akhirnya Autis kota Blitar menjadi tempat rujukan pendidikan autis Indonesia.

” Dan sekarang ini Autis Center Kota Blitar menjadi barometer untuk menjadikan autis yang baik, baik dari sisi kurikulum, metode pembelajarannya, sehingga betul betul menjadi tempat penyelenggara pendidikan autis diseluruh Indonesia,”ungkapnya.

Wali Kota Santoso sangat mengapresiasi para guru yang dengan kesabarannya mengasuh, membina anak anak yang disekolahkan disini. Karena memang di Autis Center, untuk anak didiknya tidak dipungut biaya karena sudah dibantu melalui APBD.

“Mudah mudahan niat kita membantu masyarakat yang orangtuanya tidak beruntung karena anaknya menderita autis, bisa mendapatkan kehidupan yang layak dimana sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 31,”tegas Santoso.

Konsultan Autis Center Kota Blitar yang juga merangkap pakar layanan disabilitas di kementrian, Rahmi Aida mengatakan, peringatan ini diselenggarakan dalam rangka Hari Peduli Autis agar seluruh masyarakat di Kota Blitar peduli, menyayangi, menerima anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Mantan Direktur Autis Center Kota Blitar ini juga menambahkan, sekarang tidak hanya PLA saja, tetapi juga sebagai Pusat Layanan Disabilitas (PLD), dimana PLD ini mempunyai visi sebagai pusat assisment, kemudian memberikan layanan intervensi terpadu dari aspek psikologi, pendidikan, kesehatan, dan adaptasi transisi yang menjembatani masuk sekolah formal, non formal dan informal.

Sedangkan layanan umum untuk parenty dengan memberikan motivasi kepada orang tua bahwa anaknya adalah Anak berkebutuhan Khusus (ABK) sehingga mau memberikan pendidikan yang layak pada anaknya.

“Di Autis Center juga ada theraphy unggulan seperti aquatic theraphy, olahraga adaptasi, bina diri dan parenting. Parenting dilakukan untuk sekolah orangtua yang dilaksanakan setiap sebulan sekali.

“Alhamdulilah anak anak yang di theraphy disini sudah ada yang masuk disekolah inklusi di kota Blitar. Dan untuk Kota Blitar sudah banyak sekolah sekolah yang menerima anak anak ABK dan memiliki prestasi,”jelas Aida.

Aida berharap diusianya yang ke 7 tahun ini, PLD mampu membangun skill yang dimiliki anak-anak Autis sesuai yang dicita-citakan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretatis Daerah Priyo Suhartono, Kepala Dinas Pendidikan dan Camat Kepanjen Kidul beserta jajarannya. (adv/kmf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here