IndependenNews.com, Karimun – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim melakukan sidak di pasar buah, Selasa (6/318) . Hal ini dilakukan menyusul adanya isu tentang maraknya peredaran buah melon australia yang mengandung bakteri.
Dalam kesempatan ini, Anwar Hasyim menghimbau para pedagang untuk tidak menjual buah yang berasal dari autralia, sebab menurutnya melon terinfeksi bakteri itu sangat berhaya bagi yang mengkonsumsi.
“Kepada bapak dan ibu para pedagang diharapkan agar jangan menjual buah melon dari Australia , karena mengandung bakteri berbahaya.” Sarannya kepada para pedagang
Salah seorang pedagang mengaku bahwa dalam dua bulan terakhir sudah tidak menjual buah itu, Menurutnya buah infor susah masuk ke dalam negeri.
” Buah infor sudah lama tak masuk karimun, boro boro mau jual, wong barangnya tak ada,” cetusnya
Dalam sidak kali ini Wakil Bupati Karimun didampingi Kadis Pertanian dan Kehutanan, Kadis Perindag, Perwakilan Karantina Kabupaten Karimun, Dinas Kesehatan diwakili, Satpol PP, dan Kepala Bagian Ekonomi tidak menemukan adanya buah melon infor di jual di pasaran.
” masyarakat tak perlu takut untuk membeli buah yang inginkan karena melon australia itu tidak masuk karimun, ” ujar Anwar sembari bergegas meninggalkan lokasi pasar (Razaali)