Independennews.com | Taput — “Bersemangat, jangan mudah menyerah, berani mengambil keputusan, berani memulai hal baru, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan miliki integritas.”
Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, saat didaulat memberikan ceramah ilmiah pada Wisuda Ahli Madya (Diploma III) Perhotelan Angkatan ke-IV sekaligus Dies Natalis ke-VI Akademi Pariwisata ULCLA Tarutung, Kamis (20/11/2025), di Sopo Partungkoan Tarutung.
Dalam orasi ilmiahnya, Deni menekankan pentingnya membentuk generasi muda berkarakter 4B, yakni Bersemangat, Berani, Brilliant (berpikir cerdas), dan Behave (berperilaku baik).
“Empat karakter ini akan menjadi fondasi moral dan intelektual anak muda Taput agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri,” ujar Deni penuh semangat.
Menurutnya, dunia kini tengah mengalami pergeseran tumpuan ekonomi dari berbasis sumber daya alam menuju pada pengetahuan, data, dan inovasi. Karena itu, lulusan perguruan tinggi vokasi harus sigap beradaptasi menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang serba digital, cepat, dan kolaboratif.
“Anak muda Taput tidak boleh menjadi penonton. Kalian harus menjadi pemain dalam perubahan zaman. Mulailah dari hal kecil, tapi lakukan dengan keberanian dan integritas,” tambahnya.
Pada wisuda yang mengusung tema “Muda, Sukses, dan Berkarakter”, Akademi Pariwisata ULCLA mengukuhkan 11 orang lulusan sebagai Ahli Madya Pariwisata (A.Md.Par).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan SAPARI, Sahala Panggabean, MBA, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Taput atas dukungan yang konsisten terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata, yang kini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Yayasan ULCLA, Tetty M. L. Situmorang, berharap pemerintah daerah di kawasan Tapanuli Raya dapat berkolaborasi dalam memberikan program beasiswa bagi mahasiswa, minimal lima orang per kabupaten.
“Kami ingin semakin banyak anak muda daerah yang punya kesempatan menempuh pendidikan vokasi berkualitas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lanjut Deni, berkomitmen terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja, terutama di sektor pariwisata yang menjadi potensi unggulan Taput.
“Investasi terbaik bukan pada bangunan, tetapi pada manusia. SDM unggul adalah modal utama untuk membawa Taput maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Maju Simanungkalit)



