Viral! Pungli Modus Jual Foto Bupati Pemalang Dengan Harga Tinggi, Hamu Fauzi : Kalau Bupati Diam Berarti Terlibat

Independennews.com | Pemalang, Jagat maya kabupaten pemalang kembali di hebohkan dengan postingan-postingan tentang oknum-oknum yang mengedarkan serta menjual foto Bupati dan Wakilnya dengan harga Rp.250.000 per paket.

Warganet Pemalang dibikin geram dengan kabar adanya upaya pungli tersebut yang diduga dilakukan secara terorganisir oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pemalang melalui Kantor Wakil Kecamalatan (KWK) Dindikbud Pemalang.

Diduga Melalui KWK, Kepala Sekolah dari TK sampai SMP di kumpulkan dan dikondisikan untuk membeli foto Bupati dan Wakil Bupati tersebut, dengan harga Rp.250.000 ke salah satu Penyedia yakni CV. Kiat Indo Semesta.

Hamu Fauzi (Ketua Aliansi Kesetiakawanan Sosial) juga ikut berkelekar di akun pribadi medsosnya ;

“Kembali saya harus bacot di pagi buta, kuwe undangan model apa?, trus apa gara-gara surat pengondisian dadi dindikbud ra wani ngetoke surat resmi kaya pas baznas wingi, dong pan nggarong mbok sing kreatif sitik, aje sampe ninggalke bukti petunjuk…. modele kaya bakul ayam, langka resmi ne blas, surat dinas kaya calo bakul ayam, coba len dindikbut wani gawe surat resmi kya wingi pas basnas pora men penak rah kene nglaporna pungline, kaya kui yakin langka keterlibatane njenengan pak bos Anom Widiyantoro ?

Yuh akh jo kesuwen percetakane gruduk!!!, Sekolah sing wis pada mbayar dan sing ngondisike laporke sisan ke Polres Pemalang atas dasar pungli !!!, rasah audiensi²an ksuwen demo nang polres ya kena sisan !!!

Kemarahan netizen dibuat semakin memuncak karena di 100 hari kerjanya belum ada capaian kinerja apapun baik itu memperbaiki lampu alun-alun, jalan dan sebagainya, malah yang ramai di permukaan adalah pungli.

“Rasanya belum genap satu pekan kemarin Viral masalah Pungli Berkedok Infak, sekarang viral lagi Pungli berkedok jualan foto bupati dan wakilnya, kalau memang bupati tidak terlibat seharusnya dia berani statement dan membantah tuduhan tersebut, serta memerintah dinas terkait untuk mencegah proses pungli tersebut berjalan baik melalui surat edaran maupun sosialisasi,” ujar Hamu via WhatsApp, Minggu (16/3/2025) kepada Independennews.com.

Menurut hamu, pihaknya akan mengadakan aksi demonstrasi mendesak Polres agar melakukan aksi Saber Pungli jika dalam waktu dekat Bupati Pemalang tidak bergeming dan tidak mengambil langkah pencegahan terhadap upaya-upaya pungli yang viral akhir-akhir ini.

Sementara, Nurkholes Wakil Bupati Pemalang saat dikonfirmasi Independennews.com melalui pesan singkat, belum merespon. (Aliansi Kesetiakawanan Sosial/Mas All).

You might also like