Unjuk Rasa di Gedung DPRD Batam, Imigran Afganistan Minta Dipindahkan Kenegara Lain

0
87
Foto : Unjuk Rasa Imigran Afganistan

IndependenNews.com, Batam | Sejumlah imigran asal Afganistan melakukan aksi unjuk rasa mendatangi Gedung DPRD kota Batam pada, Kamis (21/10/2021).

Adapun tuntutan yang mereka sampaikan antara lain meminta pemerintah Indonesia melalui DPRD kota Batam untuk memindahkan mereka yang berstatus pengungsi ke negara tujuan lainnya.

Berdasarkan pantauan Independennews di depan Gedung DPRD kota Batam, sebanyak kurang lebih 60 imigran Afganistan terlihat duduk di depan gedung dengan membawa selembaran berupa permintaan mereka dengan harapan mendapat perhatian dari pemerintah.

Adapun isi aspirasi yang mereka tuliskan dalam lembaran kertas tersebut salah satunya antara lain, “why no one cares regarding the future of refugees” (mengapa tidak ada yang peduli dengan masa depan para pengungsi).

Salah seorang imigran, Ali mengatakan, tujuan kedatangan mereka antara lain untuk meminta DPRD kota Batam mendengarkan permohonan mereka untuk dipindahkan ke negara lain untuk mendapatkan hak layaknya warga asli bukan sebagai pengungsi.

Ali mengaku sudah tinggal di Indonesia selama 6 (enam) tahun dan dalam kurun waktu yang terbilang cukup lama tersebut, dirinya tidak dapat melakukan apa-apa seperti bekerja, menyekolahkan anaknya dan hal lain yang menunjang kebutuhan perekonomian keluarganya.

“Saya Ali, saya sudah 6 tahun berada di Indonesia, saya hampir gila karena tidak bisa melakukan apa-apa di sini. Kepada pemerintah Indonesia, kami meminta mohon agar kami dikembalikan ke negara manapun agar kami bisa bekerja untuk menghidupi keluarga kami,” tutur Ali saat diwawancarai di lokasi.

Dalam aksi unjuk rasa itu, Polresta Barelang melakukan penertiban aksi karena pihak imigran melakukan aksi tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Namun, pihak kepolisian mengarahkan para imigran untuk memberikan tuntutan secara tertulis untuk kemudian diberikan kepada DPRD kota Batam, sehingga dapat diteruskan kepada pihak terkait. (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here