Tolak Ekspor Vaksin Covid 19 ke Australia, Italia Gunakan Kekuatan Uni Eropa

0
216
Foto : Ilustrasi

Independennews.com, Italia – Untuk pertamakalinya Italia menggunakan kekuatan Uni Eropa untuk mencegah ekspor vaksin corona ke Negara Australia, diperkirakan jumlah dosis vaksin corona yang dibatalakan kepada Australia sebanyak 250.000 dosis vaksin Covid – 19.

Adapun yang menjadi alasan mengapa Negara Italia menolak untuk mengekspor vaksin tersebut adalah terjadinya eskalasi sengketa antara pihak Uni Eropa dan fasilitas AstraZeneca.

Kemudian pihak dari Italia yaitu Mario Draghi’s selaku Perdana Menteri mengklaim bahwa pembatalan ekspor tersebut telah disetujui oleh Uni Eropa.

Jika Italia gagal memenuhi kewajibannya kapada pihak Uni Eropa, maka Negara tersebut akan mengunakan kekuatan blok Uni Eropa untuk menghentikan pengeksporan kepada Negara di luar Eropa, seperti dilansir CNN, Jumat (5 3/2021).

Tanggapan Australia selaku Negara yang mempercayakan vaksin pada fasilitas AstraZeneca Italia adalah “Pengiriman [Italia] ini tidak diperhitungkan dalam rencana distribusi kami untuk beberapa minggu mendatang,” kata Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt.

Menurutnya, Produksi dalam negeri dimulai dengan satu juta [dosis] per minggu dan pengirimannya mulai akhir Maret dan sudah berada di jalur yang benar, ujar Nya.

Oleh karena itu Uni Eropa dianggap lambat dalam proses vaksinasi yang telah dibentuk pada bulan Juni tahun lalu, yang ekspetasi dalam pelaksanaan nya sangat efektif dan akurat.

Komisi Eropa kemudian mengambil langkah-langkah baru untuk memberi negara anggota kekuatan membatasi ekspor vaksin Covid-19 di luar blok, dalam situasi tertentu untuk mempercepat proses vaksinasi di Eropa . Cara tersebut seharusnya tidak mempengaruhi bantuan kemanusiaan atau COVAX, inisiatif global yang bertujuan untuk mendistribusikan sekitar 2 miliar vaksin ke negara-negara miskin.(WJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here