TKA Rangkap Jabatan, Mahasiswa Limbur Lubuk Mengkuang Surati Kementerian Ketenagakerjaan

0
317

Muarabungo, Independennews.com — Pimpinan PT. INCASI RAYA GROUP , Tenaga Kerja Asing ( TKA) Asal Malaysia, Mr. Selvarajan menduduki jabatan tertinggi sebagai SEM Region 1 Wilayah Jambi duduga melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan. Pasalnya Selvarajan atau TKA ini sudah jelas dalam laporan visa kerjanya di kantor Imigrasi Provinsi Jambi sebagai Estate Manager, setingkat pimpinan kebun. Tetapi, faktanya dilapangan tenaga kerja asing atau Selvarajan ini menyandang jabatan sebagai SEM Region 1 Wilayah Jambi.

” Kami menilai bahwa jabatan yang disandang oleh TKA itu telah menyalahi undang-undang ketenagakerjaan. Selain itu, Mr. Selvarajan yang mengaku sebagai Estate manager, sesuai Visa kerjanya Jabatan EM berlaku di wilayah PT. Jamika Raya, yang setingkat dengan pimpinan kebun.” ujar Agus salah satu mahasiswa di limbur lubuk mengkuang, selasa (6/11/18) di Mengkuang

Menurutnya, selaku pemegang jabatan EM atau kepala Kebun, Selvarajan tidak boleh keluar atau pergi kunjungan kerja ke tempat lain. Namun berbeda dengan Selvarajan yang kerap pergi meninggalkan tugasnya, dengan bepergian ke beberapa tempat seperti Mega Swindo. PT. SMA dan ke PT. SAK SE AYE.

” Kami menilai bahwa tindakan Selvarajan sangat jelas menyalahi aturan.” ujar Agus Saputra

Lanjut Agus, seyoknyanya berdasarkan keputusan Menteri tenaga kerja dan transmigrasi Nomor 40 tahun 2012 tentang Jabatan-jabatan tertentu yang dilarang diduduki tenaga kerja Asing.

“Kepmenakertrans 40/2012”. Dalam aturan tersebut dijelaskan secara spesifik jabatan yang dilarang diduduki oleh TKA di Indonesia, seperti
1. Direktur Personalia (Personnel Director); 2. Manajer Hubungan Industrial (Industrial Relation Manager); 3. Manajer Personalia (Human Resource Manager); 4. Supervisor Pengembangan Personalia (Personnel Development Supervisor); 5. Supervisor Perekrutan Personalia (Personnel Recruitment Supervisor); 6. Supervisor Penempatan Personalia (Personnel Placement Supervisor); 7. Supervisor Pembinaan Karir Pegawai (Emlployee Career Development Supervisor); 8. Penata Usaha Personalia (Personnel Declare Administrator); 9. Kepala Eksekutif Kantor (Chief Executive Officer); 10. Ahli Pengembangan Personalia dan Karir (Personnel and Careers Specialist); 11. Spesialis Personalia (Personnel Specialist); 12. Penasehat Karir (Career Advisor); 13. Penasehat Tenaga Kerja (Job Advisor); 14. Pembimbing dan Konseling Jabatan (Job Advisor and Counseling); 15. Perantara Tenaga Kerja (Employee Mediator); 16. Pengadministrasi Pelatihan Pegawai (Job Training Administrator); 17. Pewawancara Pegawai (Job Interviewer); 18. Analis Jabatan (Job Analyst); 19. Penyelenggara Keselamatan Kerja Pegawai (Occupational Safety Specialist).

Oleh karena itu, “Kami minta kepada pengawas Imigrasi dan dinas ketenagakerjaan Provinsi Jambi untuk serius menangani permasalahan TKA tersebut. Data yang kami peroleh di lapangan sangat banyak TKA yang bekerja di Kabupaten Bungo menyalahi aturan. Contohnya Mr. Selvarajan yang bekerja di PT. Jamika Raya.” cetusnya

Lanjutnya, ini tidak boleh dibiarkan, dan kasus selvarajan ini akan kami follow_up terus, masalahny Selvarajan / TKA asal Malaysia itu mengantongi rangkap jabatan.

Nantinya, jika pihak Imigrasi dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini. Kami akan layangkan surat ke Kementerian Ketenagakerjaan, dan akan mengadakan aksi di jakarta,” tutupnya

Sebelumnya, Pada bulan juli lalu, Tim Pengawasan Tenaga Kerja asing (TKA) bersama Dinas Tenaga kerja Kabupaten Bungo sudah turun langsung ke PT. Jamika Raya terkait Laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Dikantor Depnaker Provinsi jambi, dan menyatakan bahwa Mr. Selvarajan benar sebagai Estate Manager bahkan beliau dipanggil ke Jambi dengan didampingi oleh H. Mardian, SP selaku Humas Incasi Raya Group Wilayah jambi. kata Agus bahwa sesuai Izin kerja Mr. Selvarajan jabatannya sebagau SEM Region I Wilayah Jambi. tetapi izin kerja yang dilaporkan adalah Estate Maneger, ini sudah jelas menyalahkan aturan UU ketenagakerjaan.” ujarnya (Dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.