IndependenNews.com | Banyuwangi – Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PKB, KH Ahmad Munib Syafaat atau Gus Munib, meminta pemerintah untuk hadir membantu para pekerja hiburan.
Kehadiran pemerintah, selain untuk pendampingan bagi kalangan perempuan yang rentan menjadi sasaran kekerasan juga untuk memberikan peluang usaha baru bagi para pekerja hiburan.
Menururnya, selaku pekerja hiburan yang utamanya ditekuni oleh para Lady Companion (LC) di tempat karaoke termasuk kategori rentan dengan kekerasan.
Untuk itu, sambung Gus Munif, Dia mendorong pemerintah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan usaha UMKM yang dipasarkan secara online bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu kehidupan bagi para LC.
“Kita berharapkan pemerintah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para LC,” ucap Gus Munib yang masih aktif sebagai anggota DPRD Banyuwangi kepada Media, Senin (15/4/24)
Soal proteksi pekerja hiburan, kata Gus Munib, dia juga meminta pengusaha hiburan turut memikirkan tentang kesehatan dan Jamsostek bagi LC sehingga kesejahteraannya terjamin.
“Para pekerja LC yang bekerja di dunia hiburan selama ini sangat terpinggirkan dari perhatian pemerintah pusat sampai daerah,”katanya
Gus Munif menambahkan, kenaikan pajak hiburan yang baru-baru ini bergulir sangat berpotensi mematikan dunia hiburan khususnya para LC. Apalagi dari sisi kesejahteraan belum mendapatkan penghasilan yang sepadan.
Solusi jangka pendek ini dilontarkan oleh Gus Munib ketika bertemu dan berdialog dengan para LC di sebuah restoran yang ada di Kecamatan Gambiran.(*/Har)