Terpilih Tuan Rumah, Indonesia Siap Selenggarakan GPDRR 2020 di Bali

IndependenNews.com, Jakarta | Indonesia terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022, yang akan dilaksanakan pada 23-28 Mei 2022 mendatang.

Dilansir dari akun isntagram Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI), kedatangan para delegasi akan disambut di Bandara Ngurah Rai, Provinsi Bali.

“Mulai dari memastikan kesiapan Bandara Ngurah Rai, Bali untuk menyambut kedatangan para delegasi, Indonesia juga akan menerapkan sistem keamanan bubble. Tidak hanya itu, Indonesia juga sudah menyiapkan akses untuk mempermudah tamu penyandang disabilitas,” tulis @kemensetneg.ri, Jumat (06/05/2022).

Dilansir dari website resmi Pemerintah Provinsi Bali, GPDRR merupakan forum multi-pemangku kepentingan yang dilaksanakan setiap 3 tahun oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan fokus pembahasan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

Disampaikan juga bahwa, penyelenggaraan dengan fokus PRB ini merupakan GP 2022 ke-7 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Provinsi Bali, dengan tema utama “Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Berubah oleh COVID-19”.

“Sementara itu, dalam event ini akan mengelaborasi beberapa tema, meliputi Disaster Risk Governance, Covid-19 Recovery, DRR Financing, tak lupa isu lain seperti Sendai Framework Stocktaking, Leave No One Behind, SDGS and Climate Action,” tulis Pemprov Bali.

Selain itu, Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, sekaligus Ketua Panitia Nasional Penyelenggaraan GPDRR 2022 menyampaikan persiapan Indonesia yang sebelumnya telah didiskusikan dengan tim UNDRR (United Nations Office for Disaster Risk Reduction).

Persiapan yang dilakukan antara lain, tempat acara, akomodasi, pengamanan, protokol VVIP, advokasi, komunikasi, aksesibilitas, keberlanjutan dan antisipasi Covid-19. Panitia nasional juga menekankan pada parameter keamanan dan kenyamanan, seperti fasilitas yang mendukung aksesibilitas, inklusivitas maupun terkait pengendalian Covid-19.

“Persiapan di lapangan sudah sangat baik dan akan semakin ditingkatkan untuk mendukung aksesibilitas dan inklusivitas kepada semua kalangan delegasi,” tuturnya. (SOP)

You might also like