Tebang Pohon Penghijauan, Ameng Langgar Perwako 35 Tahun 2012 ?

0
91

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Untuk memuluskan kepentingan Bisnis, Ameng pengusaha salah satu toko material di Sagulung, melakukan Penebangan sekitar tujuh pokok pohon penghijauan di Row jalan.

Penebangan Pohon penghijauan diatas Row jalan, yang dilakukan oleh Ameng pengusaha toko bangunan di Dapur 12 ini, melanggar dan sangat bertentangan dengan Peraturan Walikota Batam.

Penebangan pohon penghijauan diatur dalam Perwako Batam No. 35 Tahun 2012, Tentang petunjuk pelaksanaan peraturan daerah Batam No 5 Tahun 2001 tentang kebersihan Kota Batam, tentang tata cara pemankasan/penebangan dan penggantian pohon yang ditebang, dalam pasal 16, 17 dan 18.

Dijelaskan bahwa setiap orang/Badan Usaha atau kelompok yang akan melakukan penebangan pohon harus memiliki permohonan lengkap. Dengan alasan yang detail dan harus atas dasar perintah Kepala Dinas terkait.

Sedangkan kegiatan penebangan dilakukan untuk kepentingan sendiri atau usahanya, maka diwajibakan mengganti dengan perincian pangkal batangnya ber-diameter diatas 50 Cm (lima puluh senti meter), dikenakan penggantian pohon sebanyak 120 (seratus dua puluh) batang dengan ketinggian minimal 1,5 m (tiga meter).

Namun sangat disayangkan. Perwako Kota Batam ini sepertinya tidak berlaku bagi Ameng. Bagaimana tidak, saat hal ini dipertanyakan kepada pihak Dinas Perkimtan Kota Batam. Melalui Agung Sekdis Perkimtan Kota Batam, Agung tidak sedikitpun merespon pertanyaan yang diajukan wartawan melalui pesan.

Hal ini berbanding terbalik dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam sang penegak Perda. Kepada wartawan Imam Tohari selaku Kabid Pol PP mengatakan, agar mempertanyakan terlebih dahulu hal ini kepada pihak Kecamatan, atau ke Pertamanan.

“Coba tanya ke Kecamatan atau ke Pertamanan, karena kewenangan ada di Pertamanan”, jelas Imam Tohar.

Saat ditanya lebih jauh tentang kewenangan Sat Pol PP dalam hal ini. Imam Tohari mengatakan, Sat Pol PP juga sangat berwenang untuk melakukan penindakan terkait hal ini.

“Sangat bisa makanya harus lidik dulu. Siapa tahu ada pihak yang nyuruh dengan alasan tertentu,” jelas Imam Tohari.

Lebih jauh Imam Tohari meminta untuk mempertanyakan hal ini kepada Dinas Perkimtan.

“Tanya ke Perkim bang. Biar tahu jika pohon menutupi Ruko atau Rumah, teknis pemotongan pohon seperti apa,” pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, Awak media ini belum berhasil konfirmasi ke Kadis Perkimtan Kota Batam terkait tindakan pemotongan Pohon diatas Row jalan oleh Pengusaha toko Bangunan di Sagulung ini.

(Ls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.