IndependenNews.com, Taput | Kepala Dinas Kesehatan Kab.Tapanuli Utara (Taput) Sudirman Manurung, Rabu (22/6/2022) menyebutkan sudah hampir 3 bulan Kab.Tapanuli Utara (Taput) berada pada level I penyebaran covid-19.
“Kita sudah di Level I, dan sampai saat ini tidak ada peningkatan kasus. Dan itu sudah berlangsung selama 3 bulan,”ujar Sudirman didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Saroha Nababan
Keadaan itu menurutnya, didasari kesadaran dari warga Taput mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan vaksin tahap I dan Vaksin Tahap II serta Vaksin Booster.
Kendati begitu, Pemerintah Kab.Taput melalui Dinas Kesehatan dikatakan Sudirman, tetap menghimbau agar warga masyarakat tetap menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitasnya.
Sementara untuk varian baru Covid-19 yakni Omicron BA4 dan Omicron BA5 yang sudah muncul di Jakarta dan Bali disebutkan Sudirman belum ada terdeteksi di Taput.
Akan tetapi,walau belum adanya Varian baru terdeteksi di Taput.Langkah langkah antisipasi tetap dilakukan seperti monitoring petugas kesehatan, termasuk turun kedesa desa mengajak warga agar di Vaksin Booster,lanjut Sudirman.
Sebab menurut kadis Kesehatan itu,ketika persentase warga yang mendapat vaksin I,II dan Vaksin Booster mencapai diatas 70% maka akan timbul Heard Imunity(Kekebalan kelompok)yang secara tidak langsung sebagai pelindung diri dari penyakit menular.
“Kalau 70% pun warga Tapanuli Utara sudah mendapat Vaksin I,II,dan vaksin Booster maka akan terbentuk Herd Immunity atau kekebalan kelompok”terang Sudirman.
Sedangkan untuk even even olah raga ditegaskan Sudirman bahwa pemain maupun penonton sudah harus sudah mendapatkan vaksin,minimal vaksin tahap II.
(Maju simanungkalit)