Independennews.com | Padang – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan dedikasinya dalam dunia pendidikan dengan menyambut 1.575 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Kegiatan yang digelar di Pendopo FIS, Kampus UNP Air Tawar, ini dihadiri jajaran dekanat, kepala departemen, koordinator program studi, kepala laboratorium, serta para dosen dari seluruh program studi di lingkungan FIS.
PKKMB FIS merupakan rangkaian dari PKKMB tingkat universitas yang sebelumnya diikuti oleh 12.390 mahasiswa baru UNP. Mengusung tema nasional “PKKMB Berdampak Wujudkan Generasi Hebat untuk Indonesia Jaya”, para mahasiswa baru diperkenalkan dengan budaya akademik kampus, termasuk dialog inspiratif bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengenai Universal Health Coverage (UHC) sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional.
Di tingkat fakultas, FIS mengusung tema khusus: “Nouvelle Historie: Almamater Baru, Langkah Awal yang Baru.” Acara dibuka oleh Dekan FIS, Afriva Khaidir, S.H., M.Hum., MAPA, Ph.D., yang menegaskan komitmen FIS dalam menghadirkan pendidikan unggul dan layanan akademik terbaik.
“FIS berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas, mendukung pengembangan kompetensi, serta memupuk kreativitas setiap mahasiswa,” ujarnya.
Minat tinggi mahasiswa terhadap FIS terlihat dari capaian tiga program studi unggulan—Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hukum, dan Ilmu Komunikasi—yang berhasil menempati posisi 10 besar program studi favorit di UNP. Tahun ini, FIS juga memperkenalkan Program Studi Antropologi yang untuk pertama kalinya menerima 62 mahasiswa, menandai ekspansi akademik FIS dalam memperkuat disiplin ilmu sosial.
Berdasarkan data Sistem Informasi Executive (SIE) UNP, jumlah mahasiswa baru per program studi FIS adalah sebagai berikut:
FIS membawahi enam departemen: Sejarah, Sosiologi, Geografi, Ilmu Administrasi Negara (IAN), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Ilmu Sosial Politik (ISP). Tahun ini, Departemen Sosiologi menjadi yang terbesar dengan 390 mahasiswa baru, tersebar pada Prodi Pendidikan Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Antropologi.
Jumlah mahasiswa baru yang besar ini menjadi energi positif bagi FIS untuk terus berkontribusi pada pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Dengan dukungan sarana dan prasarana unggulan UNP, FIS optimistis mencetak lulusan yang kompeten, inklusif, dan siap bersaing di berbagai sektor pembangunan.
FIS UNP tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang untuk tumbuh, menginspirasi, dan membentuk generasi sosial yang berdaya guna bagi Indonesia.
(Dioni)