Independennews.com | NTT — Satu tahun kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma dinilai menunjukkan arah pembangunan yang semakin inklusif dan terukur. Penilaian tersebut disampaikan dalam paparan hasil survei kepuasan masyarakat oleh Voxpol Center pada diskusi publik di Aula Utama Eltari Kupang, Jumat (20/02/2026).
Survei tersebut menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah provinsi selama setahun terakhir, meliputi penguatan ekonomi lokal, perluasan perlindungan sosial, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dasar.
Ekonomi Lokal dan UMKM Diperkuat
Di sektor ekonomi, pemerintah dinilai berhasil mendorong pertumbuhan berbasis potensi daerah. Salah satu langkah konkret adalah implementasi program One Village One Product (OVOP) / Satu Desa Satu Produk di 22 kabupaten/kota. Pada tahap awal, program ini menghadirkan 12 produk unggulan UMKM dan teknologi tepat guna sebagai fondasi ekonomi sosial yang lebih berdaya saing.
Pembinaan pasar serta penguatan jaringan usaha juga terus dilakukan agar produk lokal mampu menembus pasar lebih luas. Selain itu, nelayan didorong mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan keluarga.
Perlindungan Sosial, Kesehatan dan Pendidikan Diperluas
Di bidang kesehatan, pemerintah memperkuat layanan terutama bagi ibu dan anak hingga ke fasilitas pelayanan dasar. Pemerataan mutu layanan dibarengi dengan perluasan jaminan kesehatan dan perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program bantuan sosial juga diperluas dengan dukungan anggaran lebih besar agar semakin banyak warga terlindungi. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keadilan sosial.
Pada sektor pendidikan, peningkatan mutu dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan bagi guru, penguatan teknologi pembelajaran, serta pengembangan sistem pendidikan berbasis digital guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTT.
Infrastruktur dan Layanan Publik Digenjot
Pembangunan infrastruktur dasar seperti akses air bersih, listrik, dan rumah layak huni terus dipercepat hingga menjangkau wilayah pelosok. Pemerintah juga memperkuat transformasi data dan sistem pelayanan publik untuk mempercepat aktivitas ekonomi dan layanan masyarakat.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan survei tersebut dan menilai hasilnya sebagai bahan evaluasi pemerintah.
“Survei ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi harapan dan kepercayaan masyarakat. Yang sudah baik akan kami perkuat, dan yang masih kurang akan kami perbaiki,” ujarnya.
Ia menegaskan tahun pertama kepemimpinan merupakan tahap awal membangun fondasi pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci agar NTT mampu menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” tegasnya.
Diskusi publik tersebut menjadi ruang refleksi satu tahun pemerintahan sekaligus pijakan strategis untuk memastikan pembangunan NTT ke depan semakin merata, berkeadilan, dan berdaya saing.
(Marchelino)