Sejumlah Elemen Masyarakat Gelar Deklarasi Dukungan Pelantikan Presiden dan Menolak Faham Radikal

0
96

INDEPENDENNEWS.COM, LINGGA — Sejumlah elemen masyarakat dari Mahasiswa, Ormas, Tokoh Masyarakat dan sejumlah awak media Kabupaten Lingga menggelar aksi penolakan Anarkis, Faham Radikal dan menyatakan dukungan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Aksi damai ini dilaksanakan di Wismaria Dabo Singkep pada pukul 15.30 WIB, Kamis (17/10).

Penolakan ini dituangkan dalam penandatanganan naskah deklarasi dan pembubuhan tanda tangan spanduk deklarasi, pembacaan naskah deklarasi, dan diakhiri dengan menyanyikan lagu padamu negeri.

Wakil Ketua BEM Syahrial beserta Pengurus BEM STIT Lingga mengajak seluruh masyarakat untuk menolak adanya ajakan-ajakan radikalisme dan terorisme, “karena tentu bertentangan dengan hukum dan juga bisa merugikan masyarakat banyak pada umumnya”.

“Sebagai masyarakat bangsa Indonesia sudah waktunya kembali bersatu mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, berjalan lancar, aman, sejuk dan damai”, tutur syahrial

Hal senada juga dikatakan Ketua Pemuda Panca Marga, Adhe Permana yang dengan tegas, menolak adanya unjuk rasa anarkis dan hal-hal yang memberikan dampak negatif dalam perjalananan kehidupan demokrasi di Indonesia.

Dirinya juga turut mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih agar berjalan kondusif. Adhe berharap Indonesia semakin maju, aman dan tenteram.

Dukungan agar prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan aman juga datang dari Ketua Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga bersama Srikandinya
Maria Levi Nora mengajak seluruh warga Kabupaten Lingga untuk menguatkan tali silaturahim.

“Kami juga menolak demonstrasi yang anarkis, menolak aksi radikalisme dan aksi terorisme. Mari kita bangun Kabupaten Lingga dengan aman dan damai. Mari kita sukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Saya sebagai rakyat mendoakan agar pelantikan berjalan aman dan kondusif.” Ucap Levi

Bayu, Salah seorang anggota JamaahTabligh, ikut mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ia menolak keras akan aksi radikalisme dalam menyampaikan aksi unjuk rasa.

Penolakan Aksi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden yang di di halaman Wisma Ria Dabosingkep di hadiri sedikitnya 433 peserta dari berbagai elemen.( Juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.