Independennews.com | MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta ekspose awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Sulbar yang digelar pada Rabu (23/7/2025).
Penyerahan dokumen tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur SDK dan diterima oleh Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, disaksikan oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulbar.
Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa penyusunan KUA Tahun 2026 telah lebih dahulu disampaikan secara garis besar kepada DPRD, dan hari ini dilanjutkan dengan penyampaian resmi Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2025.
“Kemarin saya sudah sampaikan pokok-pokok KUA untuk APBD 2026. Hari ini, saya serahkan secara resmi Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2025,” ujar SDK.
Proyeksi KUA-PPAS Perubahan APBD 2025:
Pendapatan Daerah:
Sebelumnya: Rp2.104.676.581.406
Menjadi: Rp1.890.215.647.497
Turun sebesar 10,19%
Rinciannya:
Pendapatan Asli Daerah (PAD): dari Rp655.461.713.238 menjadi Rp593.081.227.329
Pendapatan Transfer: dari Rp1.426.008.063.000 menjadi Rp1.295.771.891.000
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: dari Rp23.206.805.168 menjadi Rp1.362.529.168
Belanja Daerah:
Sebelumnya: Rp2.086.110.952.646
Menjadi: Rp1.831.921.653.024
Turun sebesar 12,18%
Rinciannya:
Belanja Operasi: dari Rp1.618.021.969.197 menjadi Rp1.451.587.479.681
Belanja Modal: dari Rp290.242.119.227 menjadi Rp195.760.285.101
Belanja Tidak Terduga (BTT): dari Rp5 miliar menjadi Rp9,1 miliar
Belanja Transfer: naik dari Rp172.846.864.222 menjadi Rp175.431.864.222
Gubernur SDK berharap pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD dapat dilakukan secara intensif dan tepat waktu, sehingga APBD 2026 dapat segera disahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulbar.
“Kita harap pembahasan bisa berlangsung cepat dan tuntas. APBD 2026 harus mampu menjawab tantangan pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat Sulawesi Barat,” tutupnya.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua I Sitti Suraidah Suhardi, Wakil Ketua II Munandar Wijaya, dan Wakil Ketua III Abdul Halim, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar.(mf)