Ridwan Kamil Persentasikan Program Rebana Metropolitan Proyek Strategis Nasional Kepada Menteri PPN/Bapenas

0
104
Foto : Ridwan Kamil saat berpoto diatas pesawat di Bandara Kerjati Maajalengka

INDEPENDENNEWS.COM, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempresentasikan program strategis Rebana Metropolitan di hadapan Menteri PPN/Bappenas RI. Rebana Metropolitan diharapkan masuk dalam daftar proyek strategis nasional.

Dalam pemaparannya, Gubernur menyatakan, bahwa Rebana Metropolitan sebagai sebuah konsep futuristik pendorong terbesar ketiga pertumbuhan ekonomi nasional.

Rebana Metropolitan berpotensi menopang laju pertumbuhan ekonomi Jabar hingga 7,13 persen, dengan penyerapan tenaga kerja 4,39 juta orang dan proyeksi investasi 7,77 persen pada 2030.

Menurut Ridwan Kamil, mesin pertumbuhan Rebana Metropolitan akan berada di kawasan Pelabuhan Patimban di Subang, Bandara Kertajati (BIJB) di Majalengka, dan kawasan Cirebon.

“Ini akan membantu ekonomi nasional. Sehingga saya berharap tim dari Bappenas menjadi quality control dalam pengembangan kawasan strategis Rebana ini,” ujar Ridwan Kamil saat rakor virtual Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis dari Hotel Resinda, Kabupaten Karawang, Rabu (24/2/2021).

Jika Rebana Metropolitan didukung pusat, Ridwan Kamil optimistis Jabar dapat menyumbang sepersen pertumbuhan nasional.

“Ridwan Kamil menawarkan proyek strategis. Kalau mesin pertumbuhan ini dipakai, kita keroyok sama-sama sehingga menghasilkan persentase meningkat di 13 wilayah strategis nasional Cirebon, Patimban, dan Rebana,” ujarnya.

Selain Rebana Metropolitan, Ridwan Kamil juga menjelaskan pengembangan Jabar selatan terutama pembangunan infrastruktur sebagai stimulus pertumbuhan dan menghilangkan ketimpangan ekonomi.

Jabar selatan sudah mendapat atensi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan oleh karena perlu ada intervensi infrastruktur dari pemerintah pusat agar tidak melulu menjadi kawasan terbelakang.

“Program yang sedang dikebut Pemprov Jabar untuk mengatasi semua masalah di Jabar selatan adalah pengembangan wilayah Jabar tengah. Oleh karena itu kami mohon pengembangan jalur tengah, pembangunan pelabuhan pariwisata dan food estate, mohon itu dijadikan prioritas,” ujarnya.

Selain kawasan utara, selatan, dan tengah, Ridwan Kamil juga meminta pemerintah pusat memperhatikan kawasan Bandung Metropolitan, terutama pemulihan DAS Citarum dan bus rapid transit (BRT).

Selama musim hujan yang telah berjalan beberapa bulan, kawasan Bandung Raya relatif masih aman dari ancaman banjir besar. Ini menandakan kerja kita semua ini ada hasilnya. Apabila sampai kemarau Bandung Raya tidak banjir (besar), artinya apa yang telah didesain oleh Bappenas bersama kami semua membuahkan hasil yang signifikan dalam penanganan DAS Citarum,” ujar Ridwan Kamil.

Selain itu, kawasan Bogor, Depok, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Bodebekpunjur) tidak luput dari perhatian. Ridwan Kamil juga meminta atensi yang sama untuk kawasan penyangga Ibu Kota terutama dalam infrastruktur pengendali banjir, sampah, dan konservasi lingkungan. Khusus kawasan ini, perlu ada koordinasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Jabar dengan DKI Jakarta. Karena Bodebekpunjur ini harus sinkron dengan Pemda DKI Jakarta. Sehingga masalah banjir Jakarta, yang di hulu kita selesaikan oleh program-program infrastruktur air. Yang urgen di Jabodetabekpunjur, plus terkait pengolahan sampah, ujarnya. (*Amron Sihombing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here