Revisi Perka 10 Diharapkan Dapat Mengairahkan Dunia Usaha Kota Batam

0
277

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM — Dalam upaya mendorong dan menggairahkan dunia usaha, Investasi serta memenuhi kebutuhan barang konsumsi masyarakat, Batam BP Batam melakukan revisi terhadap Perka 10 menjadi perka 11 Tahun 2019. Revisi Perka ini diharapkan dapat Mengairahkan Dunia Usaha di Kota Batam.

“Dijelasakan bahwa perubahan perka 10 ke Perka 11 telah mengadopsi masukan dari berbagai pihak termasuk para pelaku usaha di Kota Batam,” Ujar Krus Haryanto, Kasubdit Perindustrian didampingi Barlian Untoro, Kasubdit Perdagangan dan Sazani Kasi Publikasi BP Batam dalam sebauh Konfress, Rabu 26 Juni 2019 di Ruang Media Center BP Batam.

Dikatakan Krus, pokok pokok yang mengalami perubahan pada perka 10 ialah penghapusan cukai barang komsumsi, namun cukai rokok dan mikol tidak ada perobahan.

“Dengan adanya perobahan atau penghapusan barang konsumsi, maka secara otomatis harga barang konsumsi masyarakat akan mengalami penurunan Harga.” Kata Krus

Selain pembebasan barang konsumsi, perka 11 juga memberikan peluang bagi penanaman modal yaitu dengan membebaskan cukai barang pendukung ivestasi.

” yah, kebutuhan pendukung penanaman modal di KPBPB Batam, diberikan kelonggaran dengan pembebasan Cukai baik berupa cukai bahan baku dan bahan penolong/pelengkap Investasi,” ujar Krus

Sebelumnya, dalam surat yang ditandatangani Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady dalam suratnya tertanggal 16 Mei 2019, mencabut fasilitas cukai rokok dan minuman beralkohol (mikol) yang telah mendapatkan fasilitas fiskal di Kawasan Bebas Batam.

Hal tersebut menindaklanjuti surat Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian No. IPA.4-222/SES.M.EKON/05/2019 tanggal 6 Mei 2019, dan surat Direktur Jenderal Bea Cukai No.ND-466/BC/2019 tanggal 14 Mei 2019, hal penghentian pelayanan dokumen CK-FTZ ditembuskan kepada Sekretaris Menko Perekonomian dan Direktur Jenderal Bea Cukai-Kementerian Keuangan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here