IndependenNews.com, Minggu | Pasukan Amal Sholeh (PASKAS) Batam bersama Remaja Masjid Agung Batam (RMAB) menyalurkan beras bantuan untuk anak yatim piatu dan sejumlah pondok pesantren tahfidz Qur’an di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Minggu, 19 Maret 2023-
Beras bantuan yang disalurkan tersebut sebanyak 3,6 ton tersebut merupakan beras infaq dari para orang tua asuh warga Batam
Nanang Kurniawan selaku ketua umum RMAB berterimakasih kepada PASKAS dan GIB (Gerakan Infaq Beras) Batam karena sudah mengajak RMAB untuk berkolaborasi dalam kegiatan mulia ini.
“Walaupun kita belum bisa menghafal Al-Qur’an secara langsung, tapi semoga dengan beras yang kita antar untuk adek-adek penghafal Al-Qur’an ini juga menjadi wasilah untuk kita mendapat pahala penghafal Qur’an. Karena beras ini akan menjadi energi saat mereka makan dan semoga juga menjadi penyemangat mereka dalam menghafal Al-Qur’an.” lanjut Nanang.
Ibu Saimah, salah satu Ibu dari anak yang mendapatkan bantuan beras mengatakan sangat terbantu dengan adanya program ini. “Kami sangat terbantu dan bersyukur, semoga orang tua asuh yang memberikan beras ini dilancarkan rezekinya oleh Allah SWT.” Kata Ibu Saimah
“Alhamdulillah, Kami sangat bersyukur semoga gerakan ini tidak terputus dan akan terus masuk setiap bulannya ke pulau kami.” Ujar Pak Sartono selaku ketua RT 05 Selat Nenek.
Komandan Paskas Batam Tri Eka Jauhari atau yang kerap di sapa Om Teja, di sela-sela kegiatan mengatakan penyaluran beras tersebut ke 9 pulau di Batam yaitu Pulau Buluh, Pulau Buluh, Pulau Bulang, Pulau Kasu, Pulau Pemping, Pulau Pecong, Pulau Terong, Pulau Jaloh, Selat Nenek, Temoyong dan Pulau Air.
“Terimakasih kepada orang tua asuh, orang-orang baik yang istiqomah membersamai Gerakan Infaq Beras Batam hingga ke seri 40, Alhamdulillah sejak november 2019 melalui Gerakan Infaq beras anak anak yatim pulau rutin mendapatkan beras untuk memenuhi kebutuhan makanan pokok mereka,” kata Om Teja.
Untuk diketahui, Paskas adalah sekelompok orang yang berjamaah dengan memiliki niat baik untuk sama-sama bahu membahu beramal sholeh yaitu dengan menjadi jembatan amal sholeh para orang baik dalam mengantarkan amanah terbaik untuk orang baik.
Dijelaskan Om Teja Paskas memiliki ciri khas yaitu selalu menggunakan pakaian serba hitam menandakan bahwa kita semua makhluk pendosa pernah berbuat salah namun siap bertaubat dan memperbaiki diri.
“Siapapun boleh menjadi Paskas dari berbagai macam latar belakang apapun baik tua, muda, yang berlatar belakang profesional, pengusaha, dosen, mahasiswa, buruh, pelajar atau bahkan yang belum memiliki pekerjaan semua bisa menjadi Paskas, kita laksanakan kegiatan untuk beramal membantu bagi yang memerlukan,” ajaknya.
Untuk itu, Om Teja juga mengajak orang-orang baik khususnya di Kota Batam untuk ikut menjadi orang tua asuh. “Caranya infaq Rp.1.000 sehari atau Rp.25.000 per bulan, dengan demikian sudah bisa ikut melayani, memuliakan, membahagiakan sahabat yatim dan penghafal Qur’an.” Tutup Om Teja (*)