Pejabat China beri Lampu Hijau Bagi Mantan Presiden Philipina Fidel V Ramos

0
378
Poto Konfrensi Pers Pejabat China di Hongkong (Hongkongnews)

Beijing-Pejabat China beri lampu hijau bagi mantan Presiden Filiphine Fidel V. Ramos untuk mengunjungi Beijing Sebagai utusan Khusus Presiden Fhilipine Rodrigo R. Duterte untuk mengadakan diskusi formal dengan pemerintah Cina terkait perdamaian dan Kerjasama.

Demikian di Sampaikan Pejabat China dalam jumpa Pers dalam diskusi informal yang diselenggarakan di Hong Kong, Jumat (12/8/16) waktu setempat.

“Pemerintah China menyambut rencana mantan Presiden Ramos datang ke Beijing sebagai Utusan Khusus Presiden Filipina Rodrigo R. Duterte,” kata pernyataan yang dibacakan oleh mantan Interior dan Sekretaris Daerah Rafael Alunan III kepada media seperti dilansir Hongkongnews

“Kunjungan Mantan Presiden Ramos itu nantinya sesuatu yang dianggap mampu mencairkan hubungan antara China dengan Pemerintah Philipine yang sempat memanas.

Selain itu, kedatangan Mantan Presiden Pilipina itu untuk mengadakan diskusi formal dengan pemerintah Cina tentang isu-isu menarik dan menjelajahi jalur perdamaian dan kerja sama diantara kedua negara.

Meskipun ada Signal tersebut keberangkatan mantan presiden Fhilipina itu tergantung persetujuan Presiden Philipina Duterte.

Sementara mantan presiden Fidel Ramos mengatakan keputusan dari Pengadilan Tetap Arbitrase tidak dibahas dalam pertemuan.Pengadilan yang berbasis di Belanda memutuskan bahwa Beijing telah melanggar hak kedaulatan Manila.

“Dia mengklaim seluruh Laut Cina Selatan melalui kebijakan garis sembilan-dash nya. Ramos mengungkapkan pertemuannya dengan teman-teman lamanya diantaranya Nyonya Fu Ying, ketua Komite Luar Negeri Kongres Rakyat Nasional dan mantan Duta Besar RI untuk Manila 1998-2000; dan Profesor Wu Shichun, presiden Institut Nasional China untuk Cina Selatan Studi Kelautan di Victoria Peak.

“Hasil Pembicaraan dalam pertemuan itu, akan membuka jalur pembicaraan untuk “membangun kepercayaan dan keyakinan untuk mengurangi ketegangan kedua negara.

Selanjutnya mereka berharap dapat menemukan landasan bersama untuk saling menguntungkan, terutama untuk sektor peningkatan kesejahteran masyarakat miskin kedua negara,” demikian isi pernyataan

Nantinya Diskusi tersebut juga akan berdampak positif bagi kedua negara yakni kepentingan Manila dan Beijing yang dapat mengeksplorasi saling menguntungkan kedua negara. Serta mendorong pelestarian laut, menghindari ketegangan dan mempromosikan kerjasama, anti narkoba dan kerjasama anti penyelundupa, anti kejahatan dan anti korupsi, meningkatkan peluang dibidang pariwisata, mendorong perdagangan dan fasilitasi investasi, pertukaran informasi yang relevan saling memperhatikan.(Sumber:HongkongNews, Editor: Luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.