Boby Minta Dinas Kesehatan Medan Data Ulang Nakes Hindari Kekisruan Pembayaran Insentif

0
109

Indevendennews.com, Medan – Pemerintah kota Medan Sumatera Utara mengungkapkan ketertunggakan delapan bulan Insentif kepada 28 tenaga kesehatan ( nakes) pada tahun 2020, disebabkan nama yang berbeda, tetapi nomor rekeningnya sama, sehingga pembayaran insentif mereka ditolak.

“Ada 28 tenaga kesehatan namanya berbeda, tetapi nomor rekeningnya sama, sehingga pembayaraninsentifnya ditolak pembayaran,” ujar walikota Medan Bobby Afif Nasution usai menerima laporan hasil akhir pemeriksaan (LHAP) di kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara di Medan, Senin (15/3/2021).

Dikatakan Bobby, insentif nakes dimaksud yang dimaksud adalah terhitung sejak bulan Mei 2020, bagi seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dr Pirngadi Medan ditarik kembali demi menghindari kekisruhan.

Pemasalahanl ini diketahui, sambung Bobby, ketika dilakukan pembayaran insentif periode Mei hingga September 2020, kepada Nakes pada Jum’at (12/3/2021).

Oleh karena itu, menantu presiden ini mengintruksikan agar dilakukan pendataan ulang kepada seluruh tenaga kesehatan untuk menghindari kesalahan, setelah itu awal pekan ini pencairan bisa dimulai kembali.

“Saat ini, sudah proses pembayaran untuk priode Mei sampai September, saya minta instansi terkait saling berkolaborasi, adanya sistem pendataan yang baik, maka kedepan tidak terjadi seperti ini lagi, kata Bobby.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengapresiasi upaya Pemkot Medan yang mulai mencairkan dana insentif nakes yang menangani pasien covid 19.

Bobby menegaskan, sudah hari ini ada pembayaran, tentu kami menyambut baik, apalagi dinyatakan tidak sampai sepekan setelah dilantik, beliau telah mengeluarkan peraturan Walikota untuk pembayaran nakes. (WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here