PT. Tebo Plasma Inti Lestari Diduga Kangkangi Undang Undang Ketenaga Kerjaan

0
78

TEBO, INDEPENDENNEWS.COM — Komisi II DPRD Tebo gelar rapat dan mendengarkan laporan dan aspirasi masyarakat Desa Playang yang bekerja sebagai karyawan di PT. Tebo Plasma Inti Lestari, Senin (06/07/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Samsurizal tersebut membahas soal upah kerja karyawan PT. Tebo Plasma Inti Lestari yang diduga tidak sesuai dengan Undang Undang Ketenagakerjaan yang berlaku, sesuai dengan laporan masyarakat yang di terima oleh Komisi II DPRD Kabupaten Tebo.

Dalam rapat yang digelar, Eko salah seorang perakilan warga Desa Pelayang yang bekerja di PT.Tebo Plasma Inti Lestari (TPIL) menyampaikan kepada anggota Komisi II terkait dengan upah kerja yang diterimanya yang tidak sesuai dengan Kepmenaker Nomor 102 Th 2004 Turunan dari pasal 78 Undang-Undang nomor 13 Tahun 2003.

Selain itu menurut Eko PT. TPIL juga diduga telah melanggar Peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah antara lain;
1. Bahwa Gaji Pokok yang terterah di Slip gaji hanya berjumlah Rp. 496.000, tidak sesuai dengan UMP Jambi
2. Bahwa Upah lembur karyawan hanya dibayar 1 jam Rp. 2.800, dimana seharusnya jika menurut UMP sekarang sebesar Rp. 22.408,.

“Maka dari itu kami meminta Dinas Tenaga Kerja dalam audiensi dengan DPRD dan Disperindagnaker untuk segera memanggil manajemen PT. TPIL untuk mengklarifikasi dan menyetujui perubahan slip gaji pokok menjadi UMP sekarang, dan upah lembur menjadi Rp. 22.804/Jam,” papar Eko.

Mendengar laporan dari pekerja, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo Samsurizal berjanji akan menindaklanjuti persoalan yang dialami oleh pekerja dengan pihak PT. TPIL tersebut.

“Karena masyarakat telah melaporkan adanya dugaan PT. TPIL melanggar Undang-Undang Ketenaga kerjaan, maka DPRD mengambil kesimpulan akan melakukan pemanggilan kepada pihak PT. TPIL untuk memecahkan persoalan tersebut,” tegas Samsurizal.(Hrf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.