PT. Tebo Indah diduga Serobot Lahan Perkampungan, Warga Tak Bisa Urus Sertifikat

0
59

INDEPENDENNEWS.COM, TEBO –Masyarakat desa Mangun Jayo mengelar aksi penolakan keras terhadap perusahan sawit PT. Tebo Jaya. Pasalnya dengan kehadiran PT.Tebo Indah di desa mangun jayo, masyarakat penduduk asli sebagai pemilik alas rumah dan lahan perkebunan penduduk pribadi tidak bisa mengikuti Program presiden jokowi untuk mengurus surat sertifikat melalui prgram ( Perona).

Kendala tersebut sontak mengejutkan para warga desa mangun jayo, bahkan warga desa merasa sangat dirugikan karena diduga lahan milik warga telah ikut diambil alih oleh perusahaan perkebunan PT. Tebo Indah.

” Mengapa sewaktu sebelum memberikan rekomendasi areal HGU perkebunan Tebo Indah tidak mengukur langsung terlebih dahulu serta melihat langsung kelapangan, bahwa ada masyarakat desa yang hidup dan tinggal disini, “Ungkap salah satu warga mangun jayo Sr, mewakili warga yang ikut dirugikan saat di Konfirmasi independennews.com, Jumat (3/5/19)

Sebagai bentuk penolakan atas ketidakadilan itu, para warga desa magun joyo memasang spanduk penolakan HGU di desa mereka. Menurut para warga areal penduduk sudah seharusnya tidak dimasukan kedalam HGU ataupun sebaliknya.

“Persoalan ini disebabkan kesalahan pihak pemerintah, yang merekomendasikan dan memberikan izin tanpa memikirkan nasib warga mangun jayo, atas kesalahan itu kami warga mangun joyo meminta pemerintah segera mengeluarkan areal kami dari HGU,” ujar warga

Sr menambahkan, bahwa lahan yang mereka tempati saat ini sudah lama mereka tempati secara turun temurun dari nenek moyang mereka.

“Kami tinggal di sini sudah turun temurun jauh sebelum pemerintahan Kabupaten Tebo berdiri, ko tiba tiba masuk dalam HGU, ini namanya penipuan dan perampokan lahan milik warga.” Cetus Warga. ( Budi K)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.