Independennews.com | Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di 14 kecamatan mulai Senin (11/8/2025). Program yang berlangsung hingga 20 Agustus 2025 ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan, khususnya beras.
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polres Demak dan Perum Bulog. Pada tahap awal, pihaknya menyiapkan total 2 ton beras untuk tiga hari pertama. Beras tersebut didistribusikan ke 14 polsek jajaran, masing-masing menerima 400 paket. Selanjutnya, pasokan akan dilanjutkan oleh Bulog untuk memastikan ketersediaan selama program berlangsung.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar AKBP Ari Cahya di Mapolres Demak.
Setiap paket beras berisi 5 kilogram dan dijual seharga Rp57.500—jauh di bawah harga pasar. Dengan selisih harga yang signifikan, warga dapat memperoleh beras berkualitas dengan biaya yang lebih ringan.
Antusiasme Warga
Sejak pagi, titik-titik penyaluran pangan murah sudah dipadati warga. Di Balai Desa Prigi, Kecamatan Kebonagung, antrean panjang bahkan telah terbentuk sebelum kegiatan resmi dimulai.
Yanto Bopeng (32), warga Bogosari, Kecamatan Guntur, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Kami sangat terbantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga murah,” ujarnya.
Also Read:
Menjangkau Seluruh Kecamatan
Gerakan Pangan Murah ini digelar di 14 lokasi strategis, yaitu:
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggandeng berbagai pihak untuk menyelenggarakan program serupa, demi memastikan akses pangan murah bagi seluruh lapisan masyarakat.(Ganang I)