Poldasu Periksa Walikota Siantar, Terkait Kasus OTT Bendahara dan Kadis BPKAD

0
246

INDEPENDENNEWS.COM, MEDAN
Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara memeriksa Walikota Siantar Hefriansyah Noor, Senin (29/7/2019).

Pemeriksaan ini merupakan pemanggilan pertama dilakukan untuk melengkapi penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Siantar belum lama ini.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan kepada media membenarkan kedatangan Hefriansyah ke Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Ya, benar Hefriansyah Noor sedang diperiksa sejak pagi tadi, dan emeriksaan terhadap Noor dilakukan atas dasar penyidikan lanjutan kasus OTT yang terjadi di kantor BPKAD Pematang Siantar, pada Kamis (11/7/2019) pekan lalu.” ujar MP

Dikatakan MP Nainggolan pemeriksaan terhadap Hefriansyah Noor masih berkaitan sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan yang tengah dikumpulkan para penyidik.

“Beliau sebagai saksi, bukan tersangka,”ucapnya

Ketika ditanya, apakah kemungkinan status Hefriansyah Noor sewaktu-waktu statusnya dinaikkan menjadi tersangka. Dirinya tak ingin berandai andai terkait status sesorang, namun, menurutnya peningkatan status tergantung pengembangan penyikikan olek penyidik

“Kita lihat setelah perkembangan penyidikan,” ucapnya

Sebelumnya Poldasu juga telah memeriksa Sekda Pematang Sianta pada Selasa (23/7/2019) dengan status yang sama sebagai saksi.

Dalam kasus Operasi Tangkap Tangan ini, Polda Sumut baru menetapkan 2 orang tersangka, yakni Bendahara BPKAD Erni Zendrato dan Kepala Dinas BPKAD Adyaksa Purba.

Keduanya ditahan, atas dugaan praktik pungli berupa pemotongan insentif pekerja pemungut pajak di kantor tersebut sebanyak 15 persen.” ujar MP.Naingolan (Firman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here