Polda Jambi Hentian Penyidikan Perkara Dugaan Penggelapan Dana Koperasi Tunas Muda, Ini Kata Anggota

0
453

TEBO, INDEPENDENNEWS.COM — Petani kebun kelapa sawit anggota Koperasi Tunas Muda (TM) mitra kerja PT.Persada Harapan Khahuripan, menyesalkan keputusan penyidik Ditreskrimum Polda Jambi yang menghentikan penyelidikan perkara pidana dugaan penggelapan dana Koperasi dengan laporan pada 28 Oktober 2019 dengan nomor lapor : Lp/271//XI/2019/SPRT-A/Polda Jambi.

Informasi penghentian penyelidikan perkara ini diterima Zamharel dan Sulaiman anggota koperasi (TM) selaku saksi pelapor dalam perkara ini, dari salah satu penyidik Polda Jambi yang menangani kasus ini melalui alat komunikasih celuler.

Kepada IndependenNews.com Zamharel mantan Pelaksana Tugas (Plt) bendahara koperasi Tunas Muda (2019) Sabtu (7/3/20) mengatakan, bahwa informasi penghentian penyidikan atas laporan anggota Koperasi Tunas Muda ini diperolehnya dari salah satu personil Ditreskrim Polda Jambi Bripta Humario.

“Saya dihubungi penyidik lewat hand phone,”ucap Zamharel

Lanjutnya, Menurut Briptu Humario, dalam perkara ini tidak ada unsur pidana penggelapannya, Sebab penggunaan dana tersebut digunakan untuk kepentingan koperasi dan hanya kesalahan adrimistrasi saja.

“Kami (penyidik) telah lakukan gelar perkara dan meminta pendappat para ahli tetmasuk ahli pidana dengan dasar bukti dari data-data dan keterangan para sakai (saksi pelapor dan saksi terlapor) dan untuk keterangan lebih detail silahkan datang ke Mapolda Jambi, saya tunggu di ruangan saya,” paparnya menirukan pesan penyidik.

Terkait informasi tersebut, kata Zamharel, bahwa dia belum menerima dan melihat surat resmi dari penyidik polda jambi tentang penghentian penyelidikan perkara (SP3) tersebut.

“Saya belum menerima surat penghentian penyelidikan perkara (SP3) dari Ditreskrim Polda Jambi,”tutupnya

Sementara itu, Briptu Muhario.Sp salah seorang penyidik Ditreskrimum Polda Jambi ketika dihubungi media ini membenarkan informasi yang disampaikan Zamharel.

Menanggapi informasi tersebut, para anggota Koperasi yang mengetahui soal penghentian penyelidikan perkara ini mengaku ada kejanggalan dalam kasus ini apabila tidak ada pidananya.

Menurut salah seorang Anggota koperasi yang enggan namanya disebutkan mengatakan, Agak janggal jika dalam perkara ini tidak ada unsur pidananya,”tapi nanti kita coba koordinasi dengan yang lain. Masa ya tidak ada unsur pidananya.” cetusnya (Hrf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here