PKL di Area Arek Lancor di Larang Berjualan, Kami makan dari mana?

0
1123

PAMEKASAN, Independen News.com-
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, SH. M. Si mengeluarkan Surat Pemberitahuan Sterilisasi Tempat Gemerlap Undian Simpeda yang ditujukan kepada Ketua APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) Pamekasan, Zainal Abidin, S.Pd., M.Psi, selaku yang berperan di seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) Area Monumen Arek Lancor Pamekasan.

Kegiatan Jalan Jalan Santai (JJS) yang akan di gelar oleh Bank Jatim Cabang Pamekasan ini, membuat para PKL Area Monumen Arek Lancor terganggu mencari nafkah, karena pada waktu kegiatan Bank Jatim Cabang Pamekasan dimulai para PKL di larang untuk beraktifitas seperti biasanya (berjualan).

Mohtar selaku salah satu PKL Area Monumen Arek Lancor Pamekasan menyampaikan, bahwa pihaknya sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan pihak Pemerintah Daerah yang seolah-olah tebang pilih dan mengambil tindakan sewenang-wenang.

“Kami sangat kecewa atas tindakan Pemerintah Daerah saat ini, karena seolah-olah tebang pilih dan mengambil tindakan sewenang-wenaang,” ucapnya.

Pihaknya menyampaikan, seharusnya Pemerintah Daerah harus memperhatikan nasib rakyat, dengan adanya pelarangan bagi para pedagang akan mempersulit kehidupan warga yang menggantungkan hidup dari hasil berjualan.

“Pemerintah malah berpihak kepada Bank Jatim Cabang, rakyat diabaikan, tindakan pemerintah melarang warga mencari nafkah ini sangat konyol, kami mau makan darimana.”kata para pedagang kali lima kepada independennews.com

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here