Aktivitas Cut and Fill di Baran Barat Resahkan Warga Sekitar

0
61

INDEPENDENNEWS.COM, KARIMUN –Aktivitas Cut and Fill yang dilakukan salah satu pengelola terkesan tidak sesuai dengan SOP dan meresahkan warga. Pasalnya CUT and Fill tersebut mengganggu pengguna jalan akibat ceceran tanah dijalan hitam, bahkan menimbulkan pencemaran udara akibat debu berterbangan.

“Kami sangat resah akan kegiatan pengangkutan tanah uruk ini, udah Trucknya ngak ada penutup. Otomatis abunya mencemari udara kami,” kata salah satu warga Woni Sari yang tidak mau namanya dipublikasikan.Senin (21/05/2019).

Lanjut warga menjelaskan kepada awak media ini, bahwa warga yang tinggal disana bingung mau mengadu kemana agar aktivitas tersebut diberhentikan.

“Truck pengangkut tanahnya tidak ditutup terpal, sehingga debunya berterbangan dan tanahnya juga berserak di jalan. Sementara kalau disiram pengelola jalannya jadi licin sehingga mengganggu aktifitas kami,” katanya.

Warga sekitar berharap Dinas terkait agar turun kelapangan memantau aktifitas tersebut dan memastikan kegiatan tersebut sesuai dengan izinnya, agar tidak terjadi yang tidak diinginkan oleh warga sekitar seperti laka lantas.

“Apakah pengelola ada pemberitahuan kepada pihak Kelurahan dan RT serta masyarakat sekitar, misalnya jalan rusak dan terjadi lakalantas, siapa yang nanti yang bertanggung-jawab,” ucapnya.

Warga juga kesal dengan sikap pengelola yang tidak mengindahkan teguran dari Dishup setempat. Pihaknya menduga pengelola kongkalikong dengan Dinas DLH setempat.

“Dishub sudah menegur agar menggunakan terpal akan tetapi beberapa kali operasi pihak kelola seperti main kucing kucingan dengan Dinas terkait, kita berharap Dinas terkait serius menanggapi keresahan warga Wono Sari yang terdampak akan kegitan tersebut,” tutupnya.

Hingga berita ini diunggah, Aktivitas masih berlangsung tanpa ada tindakan dari dinas terkait. (Razaali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.