Pertemuan BP Batam dan HKI, Bahas Sejumlah Persoalan Kawasan Industri

0
632

Batam-deputi 5 Bp batam Gusmardi mengatakan dalam pertemuan Pihaknya dengan HKI membahas berbagai persoalan yang dihadapi kawasan industri. BP Batam dalam hal itu  terus berusaha untuk  menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi kawasan industri. Tentunya Bp batam mempunyai kepentingan untuk memajukan kawasan dan meningkatkan investasi di pulau Batam.

Demikian diungkapkan Gusmardi dalam pertemuan cofee morning, kamis (2/2/17) Pukul 11.00 WiB di gedung marketing room Bp Batam.

“mengawali kegiatan tahun 2017,Bp Batam telah merencanakan secara leguler
kegiatan pertemuan dengan kawasan-kawasan perindustrian yang ada dibatam,
secara khusus pertemuan tersebut sebagai wadah untuk menyampaikan persoalan-
persoalan yang mereka hadapi dikawasan industri.ujar Gusmardi

lanjut Gusmardi, dalam hal ini Bp Batam akan berusaha menyelesaikan
persoalan-persoalan yang mereka hadapi, yang nantinya akan menjadi isu-isu
yang harus diselesaikan, bila perlu kita minta pemerintah pusat untuk
menyelesaikan bersama Bp batam yang memiliki kewenangan menyelesaikan
permasalahan tersebut.

“dan apa bila ada pemerintah daerah, kita juga akan minta pemerintah daerah
atau pemko untuk menyelesaikanya, sehingga betul-betul menjadi kawasan yang
mendatangkan investor pma atau domestik.

lebih jauh Gusmardi mengatakan ada beberapa isu yang saat ini dalam
pembahasan yakni gangguan HO, masalah listrik, ijin usaha industri, dan
masalah lahan.

“kami akan mencoba mencari solusi dan menyelesaikan persoalan, hal ini
merupakan bentuk dukungan Bp Batam terhadap kawasan-kawasan industri.”kata
Gusmardi

sementara itu ketua himpunan kawasan industri (HKI) OK simatupang menilai
bahwa situasi kota Batam sempat mengalami keterpurukan karena gejolak yang
terjadi tahun lalu, termasuk masalah banyaknya pengangguran. selain itu juga
menjadi perhatian kita bersama yakni masalah pinggir pantai hingga kawasan
industri.

“selaku kordinator HKI Kepri, meminta kepada pemerintah daerah termasuk Bp
Batam dan pemerintah pusat untuk menyelesaiakan berbagai permasalahan ini secara bersama-sama.”ujar OK

menurutnya, HKI telah banyak berbuat namun banyak yang belum terselesaikan. Dengan adanya beberapa kemudahan dilakukan Bp Batam antara lain; pelayanan terpadu satu pintu(ptsp), 23j, dan yang akan lounching yaitu kemudahan pembangunan atau yang disebut dengan kemudahan investasi langsung konsumen (KILK).

“ini merupakan hal yang baik untuk memikat investasi termasuk dalam kawasan
industri. kata OK dalam pertemuan ini banyak hal yang dapat diselesiakn meskipun tidak dapat terselesaikan pada hari ini, namun dalam waktu dekat bisa dapat diselesaikan terutama mensingkronisasikan aturan yang ada dipusat dan di daerah.

“bebicara kawasan industri, kita akan lihat apa yang menjadi
permasalahan, serta penyelesaiannya. Meskipun demikian, kita akui bahwa
permasalahan diselesaikan satu persatu, tapi permasalahan baru akan terus
bertambah dan bertambah.”ungkap OK

ia mengaku bahwa pihakya telah memiliki skedul untuk membahas persoalan-persoalan tersebut secara khusus terutama menyangkut masalah
lahan. Saya menilai dengan pertemuan ini ada ide yang sangat berlian,”Kata Ok (binsar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here