Peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi: Pancasila Penggerak dan Pemersatu Bangsa

0
458

JAKARTA, INDEPENDENNEWS.COM —  Pancasila adalah Motor penggerak dan pemersatu bangsa dalam menghadapi dan mengatasi setiap tantangan. Nilai luhur Pancasila selalu hadir secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal ini  disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar melalui telekonferensi dari Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, (1/6/ 2020).

Peringatan Hari Lahir Pancasila, tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Suatu situasi yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, kedisiplinan, kepatuhan, pengorbanan dan ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.

“Menghadapi semua ujian, Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita, menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita, meringankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi,” amanat yang disampaikan Jokowi

Sambung Jokowi,  Nilai-nilai Pancasila harus terwujud nyata serta menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan, bekerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah, serta menjadi nilai yang terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia.

“Saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kita pada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama, serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegas Jokowi.

Presiden Joko Widodo juga mengajak   seluruh Rakyat Indonesia untuk memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan. Juga untuk saling membantu, menolong, bergotong royong, dan selalu optimistis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini sangat sukar, situasi yang sangat memerlukan semangat juang kita sebagai bangsa. Memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa-masa sulit,”

MenghadapiKondisi sulit ini bukan hanya Indonesia, setidaknya hampir semua negara di dunia mengalami  kondisi yang saat ini dihadapi oleh negara kita. Sebanyak 215 negara  dunia sedang berjuang dan bekerja keras untuk mengendalikan pandemi dan memulihkan ekonominya.

“Kita sebagai bangsa harus tetap optimistis, berkreasi, berupaya keras, dan tampil sebagai pemenang. Kekurangan dan kelemahan yang ada tidak semestinya menghalangi kita untuk terus maju. Sebaliknya, mari bersama perbaiki hal tersebut dan jadikan itu sebagai momentum untuk memicu lompatan kemajuan agar menjadi bangsa yang kuat dan mandiri serta menunjukkan ketangguhan kita sebagai satu bangsa dan negara.

“Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang. Kita harus optimistis, harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan, menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemi Covid 19. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita. Kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa,”pungkasnya

Tema “Pancasila dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju” yang diangkat dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi sangat relevan dengan situasi dan kondisi di tengah pandemi Covid-19.

Meskipun Peringatan Hari Pancasila ini yang digelar melalui telekonferensi  turut dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, perwakilan negara Republik Indonesia di luar negeri, dan sejumlah kepala daerah.(Red/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.