Pengabdian Poltekkes Kupang: Menguatkan Kader, Menyelamatkan Generasi

Independennews.com – Kupang, NTT – Sebanyak 27 kader kesehatan dari Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Mendukung Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak”.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Penfui Timur ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang. Antusiasme kader terlihat sejak awal, mulai dari penyampaian materi, diskusi kelompok, hingga praktik lapangan di posyandu. Para ibu dan anak pun ikut terlibat aktif, menerima layanan kesehatan dengan pendampingan langsung dari kader dan mahasiswa kebidanan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Agustina A. Seran, S.Si.T., M.P.H, praktisi kesehatan ibu dan anak sekaligus ketua tim, bersama anggota: Nurlaleah Al-Tadom, SST., M.Keb dan Maria Florentina Nining Kosad, SST., M.Kes, keduanya praktisi kesehatan komunitas.

“Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader kesehatan dalam mendukung program imunisasi anak,” ujar Dr. Agustina.

Ia menjelaskan, metode pembelajaran dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman kader.

Materi yang diberikan meliputi:

Peran strategis kader posyandu dalam kesehatan ibu dan anak.

Pemantauan kesehatan ibu hamil dan nifas.

Gizi ibu, bayi, dan balita.

Pendekatan budaya dalam pelayanan kesehatan.


Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan kader. “Kini para kader lebih proaktif dalam mengedukasi masyarakat, mendampingi ibu membawa anak ke posyandu, mencatat kegiatan layanan KIA, serta mendorong partisipasi dalam imunisasi,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, “Kader kesehatan adalah ujung tombak keberhasilan imunisasi di masyarakat. Dengan peningkatan kapasitas kader, kami berharap cakupan imunisasi anak di Desa Penfui Timur semakin meningkat sehingga angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah vaksin bisa ditekan.”

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa, kader kesehatan, serta pihak Puskesmas setempat. Tim pengabdian juga merencanakan pendampingan berkelanjutan untuk memantau capaian imunisasi di desa.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Kupang, khususnya Prodi D-III Kebidanan, kembali menegaskan komitmennya mengabdi kepada masyarakat dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat desa.

Di balik angka capaian imunisasi dan data evaluasi kader, tersimpan ketenangan para ibu yang melihat anaknya ditimbang, diukur, dan mendapat vaksin, serta semangat para kader yang berdiri teguh dengan seragam sederhana sebagai garda terdepan kesehatan desa.

Kegiatan pengabdian ini bukan sekadar pelatihan, melainkan jembatan harapan: agar setiap anak di Desa Penfui Timur tumbuh sehat, bebas dari penyakit yang dapat dicegah vaksin, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.(marchelino)

You might also like