Penderita HIV/AIDS Apakah Bisa Vaksin ? Ini Tanggapan Dinkes Batam

0
637
Foto : Kasi P2M Dinkes Kota Batam Yantri Wirmansyah

Independennews.com, Batam | Pemerintah Kota Batam saat ini sedang gencar-gencarnya melaksanakan vaksinasi Covid-19. Hal ini sesuai dengan keinginan Walikota Batam, Muhammad Rudi untuk mencapai target 70% vaksinasi di akhir bulan Agustus.

Saat ikut vaksinasi, tim tenaga kesehatan (nakes) biasanya melakukan screening guna mengidentifikasi apakah pasien layak atau tidak disuntikkan vaksin.

Beberapa pasien yang memiliki penyakit bawaan tidak diloloskan pada saat screening, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya efek buruk yang disebabkan oleh vaksin kepada pasien calon penerima vaksin.

Bagi para pengidap HIV/AIDS mungkin bertanya-tanya, apakah bisa penderita HIV disuntik vaksin?

Kepala Dinas Kesehatan melalui Expert HIV, Bahizir Oseven, mengatakan penyuntikan vaksin kepada penderita HIV/AIDS bisa dilakukan, namun harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

“Info yang kami terima, khusus penderita HIV tetap bisa divaksin. Namun sebaiknya diperiksa dulu CB4 (bagian sel darah putih) kalau nilainya tinggi bisa dilakukan penyuntikan vaksin,” ujar Osev ketika diwawancarai di ruang kerjanya pada Jumat, (20/8/21).

“Tapi kalau nilainya di bawah 400 dia masih lemah dan disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu,” tambanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja, dr. Agnes menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan banyak penyuntikan vaksin kepada penderita HIV/AIDS.

“Penderita HIV bisa disuntik vaksin. Namun dengan catatan harus rutin konsumsi obat ARV, makan teratur dan tidak dalam kondisi tidak fit,” ujar dr. Agnes saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya, Sabtu (21/8/21).

Sebelumnya, Osev melaporkan bahwa kematian terbanyak pengidap penyakit bawaan yang juga terpapar Covid-19 bukanlah penderita HIV, melainkan penderita komorbid.

Ia menuturkan, sesuai dengan data Covid-19 di Kota Batam, kasus kematian Covid-19 terbanyak itu karena komorbid. Dimana penderita Diabetes Melitus (DB) meninggal sebanyak atau kencing manis 208 orang dan hipertensi sebanyak 170 orang yang juga terpapar covid.

“Untuk pengidap HIV sendiri cuma 7 orang yang meninggal.”tutup Osev. (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here