Pemerintah Akan Melarang Penjualan Minyak Goreng Curah, Terhitung Mulai 1 Januari 2022

0
53
Foto : Ilustrasi

IndependenNews.com, Jakarta | Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendagri) berencana akan melarang penjualan minyak goreng curah terhitung mulai 1 Januari 2022 yang akan datang.

Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan, dalam diskusi INDEF yang digelar secara virtual, Rabu (24/11/2021).

“Ada kebijakan pemerintah supaya minyak curah yang bergantung pada CPO, ketika CPO naik maka minyak goreng curah naik. Dan untuk mengantisipasi maka akan mewajibkan peredaran minyak goreng kemasan dan tidak diizinkan lagi minyak goreng curah mulai 1 Januari,” ucap Nurwan seperti dilansir dari detikcom.

Nurwan mengatakan, hanya dua negara yang saat ini masih menjual minyak goreng curah yakni Indonesia dan Bangladesh. Oleh karena itu, pemerintah akan mewajibkan penjualan minyak kemasan saja karena bisa disimpan dalam waktu panjang sehingga yang nantinya akan berpengaruh kepada relativitas harga.

“Dengan menjual minyak goreng kemasan saja harga akan lebih terkendali, jika begitu bahan baku meningkat. Walaupun jangka panjang akan berpengaruh, tetapi tidak berpengaruh dalam jangka pendek,” tutur Nurwan.

Nurwan melanjutkan, harga minyak goreng curah di harga di atas Rp 17.000/liter dan minyak goreng kemasan di tingkat Rp 17.500/liter. Meski harga minyak goreng tinggi, pemerintah saat ini terus memastikan stok di dalam negeri terus terpenuhi.

“Saat ini posisi tersedia 628.000 ton tersedia untuk memasok kebutuhan dalam 1,5 bulan. Ini akan kita coba setiap waktunya ketersediaan minyak goreng dalam 1,5 bulan dan terus menerus.” pungkasnya.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here