Pelaku Pembunuhan Pasutri di Perkebunan Tebu PTPN II Berhasil Ditangkap Polisi

0
126

 

Indevendennews.com.Medan – Kepolisian Binjai provinsi Sumatera Utara berhasil menangkap pelaku pembunuhan pasangan suami istri yang jasadnya ditemukan di perkebunan tebu PTPN ll,kelurahan Tunggorono kecamatan Binjai timur Sumatera Utara, Senin (22/2/2021) lalu.

Pelaku pembunuhan Sugianto (56) dan istrinya Astuti (59) ternyata seorang residivis berinisial SU (22).

Sebelumnya kedua korban yang merupakan warga desa Sri mencirim dusun Vll kampung Banten kecamatan Kutalimbaru kabupaten Deli Serdang ditemukan pihak keluarga dalam kondisi penuh luka bacok.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas berhasil meringkus pelaku.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku berprofesi sebagai supir, warga dusun lX, sei Mencirim, kecamatan Sunggal kabupaten Deli Serdang, selain pelaku, polisi juga mengamankan penadah berinisial AMS (36) warga jalan kawat lll, gang padu dusun Tanjung mulia hilir, kecamatan Medan Deli.

Dalam penangkapan keduanya, polisi juga turut mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai perantara penjual sepeda motor Honda Vario milik korban.

Perantara tersebut berprofesi sebagai mekanik bengkel sepeda motor.

Dalam kasus tersebut, SU ditembak petugas karena berusaha melawan saat ditangkap, SU ditangkap di jalan Acces Road Inalum, kecamatan Medang deras, kabupaten Batu Bara, Sabtu (27/2/2021) kemarin.

Terkait penangkapan pelaku begal pasutri beberapa media mengkonfirmasi kepada Kasubdit Penmas Polda Sumatera Utara” AKBP MP Nainggolqn, Minggu (28/2/2021) sore.

Dalam penjelasannya Nainggolan mengatakan secepatnya akan dirilis Polres Binjai, sebelumnya pasutri Sugianto dan Astuti ditemukan bersumpah darah dan sudah tidak bernyawa di perkebunan tebu PTPN ll kelurahan Tunggorono kecamatan Binjai Timur, Senin (22/2/2021) lalu.

Kondisi dipenuhi luka tusukan pada bagian wajah dan kepala, kondisi jasad Astuti mengalami luka tusuk dileher dan memar dikepala dengan keadaan telungkup, sedangkan jasad Sugianto kepala pecah diduga akibat dihantam benda tumpul.

Anak korban” Alika (19) mengatakan, orang tuanya pergi belanja sekitar pukul 03.47 WIB ke pasar Tavip kota Binjai, hingga pukul 06.00 WIB kedua orang tuanya belum juga sampai rumah.

Ayah sama mamak gak pulang, tidak seperti biasanya, sayapun bilangke paman “Yamin untuk mencari orang tuanya, ujar Alika. (OK/Idris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here